Liputan Media

Hal 1 2 3 4 >
Total 4 hal
Spemma Pucang Surabaya Gelar Kajian Rutin, Bahas Islam Berkemajuan dan Tauhid

Spemma Pucang Surabaya Gelar Kajian Rutin, Bahas Islam Berkemajuan dan Tauhid

January 14, 2026

SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya kembali menggelar kajian rutin pada Rabu pagi (14/1/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan sebagai bagian dari penguatan spiritual dan ideologis Muhammadiyah.

Kajian tersebut menghadirkan pemateri Ustadz Drs. H. M. Najih Ihsan, M.Ag., yang menyampaikan materi bertema; “Islam Berkemajuan dan Tauhid”. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah meyakini Islam sebagai agama yang mendorong kemajuan dan harus menjadi kekuatan aktual dalam kehidupan umat.

“Islam yang sesungguhnya adalah agama yang menggerakkan pemeluknya untuk memberi kesaksian atas keunggulan nilai-nilai Islam dalam seluruh aspek kehidupan.” Tuturnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Islam Berkemajuan merupakan cara pandang Islam sebagai agama universal yang mengajarkan kehidupan maju, baik pada tatanan pribadi, masyarakat, umat, bangsa, hingga kemanusiaan universal. Pesan KH. Ahmad Dahlan pun kembali ditegaskan sebagai spirit gerakan, agar warga Muhammadiyah terus berkemajuan dan tidak lelah berkhidmat.

Dalam kajian tersebut juga, Ustadz Najih memaparkan tentang karakteristik Islam Berkemajuan yang berlandaskan tauhid, bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, menghidupkan ijtihad dan tajdid, mengembangkan sikap wasathiyah (moderat), serta mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Lebih lanjut, ia menjelaskan konsep tauhid dalam Islam Berkemajuan sebagai tauhid yang membebaskan manusia dari kesyirikan, ketidakadilan, dan penghisapan antar sesama. Tauhid juga meneguhkan keyakinan bahwa seluruh manusia adalah makhluk mulia yang harus dimuliakan.

“Bertauhid berarti berjuang menegakkan kebenaran, kebaikan, kemaslahatan, dan kesejahteraan, serta bersikap kritis terhadap ketimpangan dan ketidakadilan sosial.” Jelasnya.

Ustadz Nadih juga menekankan bahwa dakwah tauhid merupakan dakwah utama dan pertama sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW. Kekuatan tauhid, menurutnya, terletak pada keberanian menyampaikan kebenaran.

“Kekuatan tauhid, terletak pada keberanian menyampaikan kebenaran, keterbukaan menerima kebenaran dari mana pun datangnya, serta pembebasan diri dari belenggu hawa nafsu dan sikap taklid buta.” Pungkasnya.

Kajian rutin ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman ideologi Islam Berkemajuan bagi guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, sekaligus menjadi bekal dalam menjalankan peran pendidikan dan dakwah di lingkungan sekolah. (Cak Choir)

Pererat Hubungan Antarnegara, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Sambut 16 Siswa Korea dalam Program Student Exchange

Pererat Hubungan Antarnegara, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Sambut 16 Siswa Korea dalam Program Student Exchange

January 13, 2026

SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring pendidikan internasional. Melalui program tahunan Student Exchange, sebanyak 16 siswa asal Korea Selatan berkunjung ke Spemma untuk mempelajari budaya Indonesia dan Jawa selama empat hari intensif.

​Program yang telah berjalan sejak tahun 2012 ini sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, namun kini kembali aktif sebagai wadah pertukaran edukasi dan budaya yang progresif.

​Belajar Budaya: Dari Bahasa Jawa hingga Es Dawet
​Koordinator Program Internasional Spemma Surabaya, Arlia Intan Nilamsari (Bu Nilam), menjelaskan bahwa, tahun ini durasi kunjungan para siswa Korea tergolong singkat namun sangat padat materi. Kegiatan dibagi menjadi dua bagian: dua hari di lingkungan sekolah dan dua hari penjelajahan kota (city tour).

​Selama di sekolah, para siswa Korea diajak menyelami kearifan lokal melalui berbagai aktivitas menarik, di antaranya:

​Pengenalan Bahasa: Mempelajari dasar-dasar Bahasa Indonesia serta Bahasa Jawa beserta aksaranya.
​Kuliner Tradisional: Praktik langsung membuat minuman khas Jawa, Es Dawet, serta membuat Bakso.
​Permainan & Sains: Mengikuti permainan tradisional (traditional games) dan kelas matematika menyenangkan (Fun Mathematics).
​“Es dawet kami pilih karena ini adalah minuman ikonik yang sangat terkenal di Jawa. Karena kami berada di tanah Jawa, penting bagi mereka untuk mengenal cita rasa asli daerah ini,” ujar Bu Nilam saat diwawancarai awak media eNews.id.

​Eksplorasi Budaya di Luar Sekolah
​Selain kegiatan akademik di kelas, para siswa Korea juga akan melakukan kunjungan ke beberapa titik penting di Jawa Timur. Mereka dijadwalkan mengunjungi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) untuk belajar seni karawitan dan gamelan.

​“Pertukaran ini tidak hanya soal edukasi pendidikan, tetapi juga culture exchange. Di Unair nanti mereka akan bersentuhan langsung dengan alat musik tradisional kita,” tambahnya. Agenda city tour juga akan mencakup kunjungan ke pusat perbelanjaan di Surabaya serta perjalanan luar kota menuju Jatim Park 1 di Kota Batu.

​Harapan Masa Depan
​Kunjungan 16 siswa Korea ini merupakan balasan dari kegiatan serupa yang dilakukan siswa Spemma ke Korea Selatan pada November sebelumnya. Bu Nilam berharap program ini dapat terus berlanjut dengan inovasi yang lebih beragam setiap tahunnya.

​“Harapannya kegiatan ini terus berlangsung, lebih inovatif, dan anak-anak bisa lebih enjoy. Terutama untuk siswa Korea, kami ingin mereka benar-benar mengenal dan mencintai budaya serta karakter Indonesia,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di enews.com dengan judul "Pererat Hubungan Antarnegara, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Sambut 16 Siswa Korea dalam Program Student Exchange", Klik untuk baca: https://enews.id/berita/detail/pererat-hubungan-antarnegara-smp-muhammadiyah-5-surabaya-sambut-16-siswa-korea-dalam-program-student-exchange

Sah! PR IPM Spemma Pucang Surabaya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik

Sah! PR IPM Spemma Pucang Surabaya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik

January 12, 2026

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya periode 2025-2026 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan di aula utama Masjid Sholahuddin Spemma, yang seharusnya dilaksanakan di lapangan pada momen upacara bendera. Senin (12/01/2026).

Ketua Umum PR IPM Spemma Pucang Surabaya, Muhammad Naufal Arsyad Kelas 8G, dan Sekertaris Berryl Tiffany Setiawan Kelas 8F bersama jajaran lainnya melaksanakan pelantikan dengan penuh khidmat dihadapan 790 siswa Spemma Pucang Surabaya.

Suasana Senin pagi hujan cukup deras sehingga kegiatan upacara ditiadakan dan fokus di aula Masjid Sholahuddin. Selain pelantikan, hari ini juga ada kegiatan penyambutan tamu mitra Sekolah dari Korea Selatan, yang melakukan Study Exchange di Indonesia, Spemma menjadi salah satu tujuannya.

“Selamat atas terbentuknya kepengurusan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang baru di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Ini adalah langkah awal yang luar biasa bagi para pimpinan untuk belajar berorganisasi dan berkontribusi bagi Sekolah.” Ujar Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si, MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya ini.

Lebih lanjut, ia berharap kepada para pimpinan PR IPM yang baru dilantik, yakni; Pertama, Amanah sebagai Ladang Dakwah; Menjadi pengurus IPM bukan sekadar memiliki jabatan, tetapi merupakan amanah untuk menjalankan dakwah di kalangan pelajar.

“Ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak untuk mengasah soft skills seperti kepemimpinan (leadership), kerja sama tim, dan manajemen waktu sejak dini.” Tegasnya.

Suasana Pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Spemma Pucang Surabaya Periode 2025-2026
Kedua, Inovasi Program Kerja; Dunia remaja saat ini sangat dinamis. Kami berharap, pimpinan baru tidak hanya mengulang kegiatan rutin tahunan, tetapi juga mampu menghadirkan program yang relevan dengan Gen-Z, seperti:

Pemanfaatan media sosial untuk konten edukatif dan positif.
Kegiatan literasi digital dan kesehatan mental.
Aksi lingkungan hidup di lingkungan Sekolah.
Ketiga, Menjadi Teladan (Uswah Hasanah); Sebagai pimpinan, kalian akan menjadi pusat perhatian murid lainnya. Sangat penting bagi pimpinan IPM untuk menjaga keseimbangan antara organisasi dan prestasi akademik.

“Menjadi pimpinan yang disiplin dan berakhlak mulia akan memberikan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar kata-kata.” Tandasnya.

Keempat, Semangat 3T (Tertib Ibadah, Tertib Belajar, Tertib Organisasi); Semboyan IPM ini harus benar-benar dijiwai. Jangan sampai kegiatan organisasi membuat ibadah atau nilai pelajaran menurun.

“Jika ketiga hal ini berjalan seimbang, kalian akan menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh. Jadikan IPM sebagai tempat untuk bertumbuh, bukan sekadar tempat untuk berkumpul. Selamat bekerja dan berkarya untuk almamater tercinta.” Pungkasnya.

Begini Keseruan Student Exchange Siswa Korea Selatan di Spemma Pucang Surabaya

Begini Keseruan Student Exchange Siswa Korea Selatan di Spemma Pucang Surabaya

January 12, 2026

Sebanyak 16 siswa Daejo Middle School Busan Korea Selatan gelar Student Exchange di SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya sebagai komitmen membangun mitra strategis dalam memperluas jejaring pendidikan internasional. Mereka begitu antusias berkunjung ke Spemma untuk mempelajari budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa selama empat hari. Senin (12/01/2026).

“Alhamdulillah, kunjungan pertukaran pelajar Daejo Middle School Busan ke SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya berjalan lancar. Ini merupakan bentuk nyata dari hubungan Sister School yang sangat positif.” Ujar Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya ini.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kunjungan ini membuktikan bahwa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya telah berhasil membangun jejaring internasional dan memberikan eksposur global nyata bagi murid.

“Pelajar Busan belajar tentang budaya dan keramahan Indonesia, sementara murid Spemma belajar tentang disiplin dan etos kerja khas Korea Selatan.” Ungkapnya.

Ustadz Misbach juga menyampaikan bahwa pertukaran pelajar ini menjadi sarana terbaik bagi murid kedua Sekolah untuk mempraktikkan kemampuan Bahasa Inggris (sebagai bahasa pengantar) dalam situasi dunia nyata.

“Ini bukan sekadar jalan-jalan, melainkan interaksi di Sekolah dan sistem homestay menciptakan ikatan emosional yang memperkuat hubungan antar keduanya. Ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak lagi terbatas oleh sekat geografis. Spemma tetap menjadi mitra strategis yang dipercaya oleh Daejo Middle School Busan dalam bidang pendidikan.” Pungkasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Koordinator Program Internasional Spemma Pucang Surabaya, Ustadzah Arlia Intan Nilamsari, S.Pd., menyampaikan bahwa pada tahun ini durasi kunjungan para siswa dari Korea Selatan tergolong singkat namun sangat padat materi.

“Kegiatan dibagi menjadi dua, yaitu dua hari di lingkungan Sekolah dan dua hari penjelajahan kota (city tour). Selama di Sekolah, para siswa Korea diajak menyelami kearifan lokal melalui berbagai aktivitas menarik.” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kegiatan diawali dengan pengenalan bahasa dengan mempelajari dasar-dasar Bahasa Indonesia serta Bahasa Jawa beserta aksaranya.

“Mereka juga dikenalkan tentang kuliner tradisional, dan praktik langsung membuat minuman khas Jawa, Es Dawet, serta membuat Bakso.” Imbuhnya.

Selanjutnya, lanjut Ustadz Nilam, panggilan akrabnya, bahwa mereka juga dikenalkan dan diajak mengikuti permainan tradisional (traditional games) dan kelas matematika menyenangkan (fun mathematics).

“Es dawet kami pilih karena ini adalah minuman ikonik yang sangat terkenal di Jawa. Karena kami berada di tanah Jawa, penting bagi mereka untuk mengenal cita rasa asli daerah ini.” Ungkapnya.

Ustadzah Nilam juga menyampaikan bahwa selain itu, kegiatan akademik di kelas, para siswa Korea juga akan melakukan kunjungan ke beberapa titik penting di Jawa Timur. Mereka dijadwalkan mengunjungi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) untuk belajar seni karawitan dan gamelan.

“Pertukaran ini tidak hanya soal edukasi pendidikan, tetapi juga culture exchange. Di Unair nanti mereka akan bersentuhan langsung dengan alat musik tradisional kita.” Katanya.

Ia juga mengatakan bahwa agenda city tour akan mencakup kunjungan ke pusat perbelanjaan di Surabaya serta perjalanan luar kota menuju Jatim Park 1 di Kota Batu. Kunjungan 16 siswa Korea ini merupakan balasan dari kegiatan serupa yang dilakukan siswa Spemma ke Korea Selatan pada November sebelumnya.

Ia juga berharap bahwa program ini dapat terus berlanjut dengan inovasi yang lebih beragam setiap tahunnya, sehingga lebih enjoy dan mengenal lebih dalam budaya dan karakter Indonesia.

“Kegiatan ini terus berlangsung, lebih inovatif, dan anak-anak bisa lebih enjoy. Terutama untuk siswa Korea, kami ingin mereka benar-benar mengenal dan mencintai budaya serta karakter Indonesia.” Pungkasnya. 

Tahun Baru Semangat Baru, Remas Sholahuddin Spemma Pucang Surabaya Gelar Rakor

Tahun Baru Semangat Baru, Remas Sholahuddin Spemma Pucang Surabaya Gelar Rakor

January 10, 2026

Tahun baru semangat baru, resolusi Remaja Masjid (Remas) Masjid Sholahuddin SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya mulai revitalisasi peran, penguatan karakter hingga digitalisasi dakwah lewat tulisan dan media sosial.

Rapat Koordinasi (Rakor) awal tahun 2026 dan awal tugas di semester genap, digelar dengan penuh semangat dan kehangatan di ruang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Masjid Sholahuddin Spemma Pucang Surabaya pada Jum’at (09/01/2026).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Pembina Remas Masjid Sholahuddin Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Rakor Remas kali ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi dan penguatan program di tahun 2026 dan semester ganjil.

“Alhamdulillah, evaluasi program berjalan baik, dan sudah kita siapkan untuk langkah berikutnya lebih baik. Ada dua hal yang dibahas, yakni pembagian tugas untuk kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dan tugas pokok Remas.” Tuturnya.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa menjadi Remas adalah tugas mulia, oleh karena itu harus dijalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab. Ia juga menekankan dalam bertugas harus mengedepankan pendekatan persuasif sehingga tidak menimbulkan ketegangan.

“Remas adalah tugas mulia, jaga amanah ini dengan baik, lakukan pendekatan persuasif dalam bertugas sehingga tidak ada lagi permasalahan. Sekolah akan selalu support, khususnya tim Kesiswaan, Ismuba serta Takmir Masjid Sholahuddin Spemma.” Ungkapnya.

Ustadz Salman juga mengajak kedepannya Remas harus mempunyai peningkatan kualitas dalam dakwah, mulai dengan mengisi meding, viralisasi kegiatan melalui media sosial dan portal berita online.

“Ayo kita tingkatkan kualitas kita, Remas mulai mengisi meding, viralisasi kegiatan Sekolah, khususnya yang telah diprogramkan.” Katanya.

Ia kemudian mengatakan bahwa tantangan berikutnya adalah meningkatkan literasi dengan menulis opini, cerpen, atau berita kegiatan Sekolah di media sudah Ustadz Salman siapkan, yakni liputanmu.net dan kartanusa.id.

“Mulai pekan depan silahkan menulis, dimulai dari pengurus harian; Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara.” Pungkas Ustadz Salman yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo ini.

 

Kepsek Spemma Pucang Surabaya : MCB Latih Kepercayaan Diri dan Karakter Pemberani

Kepsek Spemma Pucang Surabaya : MCB Latih Kepercayaan Diri dan Karakter Pemberani

January 9, 2026

Upaya wujudkan generasi unggul yang mempunyai kepercayaan diri dan karakter pemberani, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya programkan Muhadharah and Character Building (MCB). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh murid dari kelas VII hingga IX dengan tema yang telah ditentukan oleh Tim Ismuba Spemma Pucang Surabaya. Rabu (07/01/2026).

Muhadharah bukan sekadar latihan pidato, melainkan kawah candradimuka untuk melatih kepercayaan diri. Di sini, karakter pemberani dibentuk melalui proses menghadapi rasa takut berbicara di depan publik.” Ujar Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya ini.

Selain itu, lanjut Ustadz Misbach, panggilan akrabnya, menegaskan bahwa kegiatan Muhadharah dapat membentuk integritas dan kedisiplinan, karena kegiatan ini telah terjadwal dan menuntut murid untuk disiplin dalam persiapan.

“​Karakter yang terbentuk adalah tanggung jawab terhadap amanah (tugas), manajemen waktu, dan ketekunan dalam menyusun materi. Kegiatan ini mengasah kemampuan berpikir kritis.” Tegasnya.

Ia kemudian menyampaikan bahwa dalam menyusun teks muhadharah, seseorang dipaksa untuk membaca, menganalisis fenomena, dan mencari solusi. Dampaknya bisa membangun karakter intelektual yang kritis dan tidak sekadar ikut-ikutan (ittiba‘ tanpa ilmu).

“​Character building dalam muhadharah juga mencakup cara menyampaikan kebenaran dengan santun.” Imbuhnya.

​”Muhadharah mengajarkan bahwa kekuatan kata-kata bukan terletak pada kerasnya suara, melainkan pada kedalaman ilmu dan kelembutan adab yang menyertainya.” Pungkasnya.

Sementara itu, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Guru Ismuba Spemma Pucang Surabaya, yang juga pembina Muhadharah and Character Building (MCB) di Kelas 9 D, menyampaikan bahwa MCB ini merupakan program yang luar biasa dalam menumbuhkan karakter percaya diri, kemampuan publik speaking, kerjasama dan kolaborasi dengan sesama.

“MCB Program Spemma Pucang Surabaya yang luar biasa bermanfaat dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada murid. Selain penguatan karakter, program ini juga dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan, baik pengetahuan umum maupun agama.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

Terinspirasi Mendikdasmen RI, Spemma Sambut Siswa dengan Penuh Kehangatan di Hari Pertama Masuk

Terinspirasi Mendikdasmen RI, Spemma Sambut Siswa dengan Penuh Kehangatan di Hari Pertama Masuk

January 5, 2026

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia (RI), Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., berpesan agar di hari pertama Sekolah memiliki makna penting sebagai momentum penguatan semangat belajar murid. Hal ini disampaikan pada saat memimpin apel hari pertama masuk di SMAN 4 Aceh Tamiang pada Senin (05/01/2026).

Terinspirasi dengan amanah dari Mendikdasmen Republik Indonesia, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya menyambut siswa di hari pertama masuk dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.

Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, dalam momentum hari pertama masuk menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas karunia-Nya sehingga tetap semangat menjalani kegiatan belajar-mengajar di semester genap dengan penuh semangat dan keikhlasan.

Ia juga menyampaikan rasa sayang dan bangganya kepada seluruh anak-anak murid Spemma Pucang Surabaya, dan mengajak untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT, karena bisa memasuki semester genap dan tahun baru 2026 dalam keadaan sehat.

“Selamat datang kembali di rumah kedua kalian. Hari ini, koridor Sekolah yang tadinya sepi kembali hidup karena kehadiran kalian.” Ujarnya.

Lebih lanjut, Ustadz Misbach juga menekankan bahwa semester baru bukan sekadar catatan atau buku tulis, melainkan tentang membuka lembaran baru bagi potensi diri.

“Sekolah ini bukan hanya tempat untuk mengejar angka di raport, tapi tempat untuk membentuk karakter, mengasah empati, dan menemukan bakat terpendam kalian.” Tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar murid-murid, khususnya murid Spemma Pucang Surabaya untuk tidak takut mencoba, tentunya dalam hal yang positif. Ia juga mengajak agar tidak takut melakukan kesalahan, karena dari kesalahan itulah pembelajaran sejati dimulai, dengan mengambil hikmah terbaik.

“Mari kita jadikan Sekolah ini lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh semangat kolaborasi. Selamat belajar, selamat berkarya. Mari kita buat tahun ini menjadi tahun yang luar biasa.” Tandasnya. (Humas/Gus).

SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya Gelar Raker, Perkuat Sinergi dan Inovasi Digital Menuju Sekolah Unggul

SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya Gelar Raker, Perkuat Sinergi dan Inovasi Digital Menuju Sekolah Unggul

January 3, 2026

Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan pada Sabtu (3/1). Bertempat di lingkungan sekolah, agenda strategis ini dihadiri oleh 67 guru dan karyawan yang berkomitmen penuh merancang arah masa depan sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027.

Dengan mengusung tema “Solid dalam Harmoni, Sinergis Meraih Prestasi,” raker ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi internal demi mencetak prestasi yang lebih gemilang.

Pendidikan ISMUBA: Tanggung Jawab Kolektif
​Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dikky Syadqomullah MHES, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam. Ia menegaskan bahwa perjuangan di dunia pendidikan Muhammadiyah harus berlandaskan niat ibadah kepada Allah SWT.

​“Ber-Muhammadiyah bukan sekadar identitas, melainkan misi dakwah. Oleh karena itu, pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) adalah tanggung jawab kolektif seluruh guru, bukan hanya guru mata pelajaran terkait,” tegas Dikky. Ia juga mengingatkan pentingnya bergerak secara "berjamaah" atau kompak sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan.

​Evaluasi dan Strategi Program Terukur
​Senada dengan hal tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, Misbach Noehruddin SSi MM, menjelaskan bahwa, raker ini berfungsi sebagai wadah evaluasi sekaligus proyeksi masa depan.

​“Kami merumuskan program secara rinci, terukur, dan relevan dengan tuntutan zaman. Hasil dari raker ini akan menjadi blue print atau acuan pelaksanaan pendidikan satu tahun ke depan agar tetap sinkron dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman,” ujar Misbach.

​Sinergi Organisasi dan Adaptasi Digital
​Dukungan juga datang dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel. Wakil Ketua PCM Ngagel, Ridwan MPd, menekankan pentingnya sinkronisasi program antara sekolah dengan kebijakan PDM Surabaya maupun PCM Ngagel. Ia mengajak seluruh civitas untuk senantiasa bersyukur sembari terus melakukan perbaikan berkelanjutan.

​Salah satu poin inovasi yang ditekankan dalam raker tahun ini adalah kesiapan Spemma Pucang dalam mengadaptasi teknologi pendidikan terbaru. Sekolah berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem pembelajaran berbasis kelas digital, guna memastikan lulusannya mampu bersaing di era transformasi teknologi.

​Melalui sinergi yang kuat dan semangat inovasi, SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya optimistis dapat terus berdiri sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan berkarakter islami. (Cak Choir)

Artikel ini telah tayang di enews.com dengan judul "SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya Gelar Raker, Perkuat Sinergi dan Inovasi Digital Menuju Sekolah Unggul", Klik untuk baca: https://enews.id/berita/detail/smp-muhammadiyah-5-pucang-surabaya-gelar-rakerperkuat-sinergi-dan-inovasi-digital-menuju-sekolah-unggul

Ketua Dikdasmen PDM Kota Surabaya Membuka Secara Resmi Raker Spemma Pucang Surabaya

Ketua Dikdasmen PDM Kota Surabaya Membuka Secara Resmi Raker Spemma Pucang Surabaya

January 3, 2026

Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., membuka secara resmi Rapat Kerja (RAKER) SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertempat di room meeting Spemma.

Dengan mengambil tema; “Solid dalam Harmoni, Sinergis Meraih Prestasi”, yang diikuti oleh sekitar 67 guru dan karyawan dengan penuh antusias sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Rapat kerja ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya dalam menyusun arah dan strategi program sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., dalam sambutannya menegaskan bahwa perjuangan dalam dunia pendidikan di Muhammadiyah harus dilandasi niat ikhlas karena Allah SWT serta dijalankan sesuai nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

“ber-Muhammadiyah bukan sekadar identitas, melainkan mengandung misi dakwah yang harus diwujudkan melalui sinergi seluruh unsur Sekolah untuk meraih prestasi bersama.” Ujar Ustadz Dikky yang juga sebagai Dosen Fakultas Ilmu Studi Islam dan Peradaban (FISIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) ini.

Selanjutnya, ia juga menekankan bahwa pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) bukan hanya menjadi tanggung jawab guru ISMUBA semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh guru.

“Seluruh pendidik memiliki peran penting dalam menginternalisasikan ajaran Islam kepada peserta didik.” Tegas Ustadz Dikky yang juga sebagai anggota Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Lebih lanjut, Gus Dikky, panggilan akrabnya, menegaskan bahwa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya harus berjalan secara berjamaah, karena itu merupakan kunci kesuksesan.

“Kebersamaan, kekompakan, dan persatuan merupakan kunci dalam meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam perjuangan pendidikan.” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya merumuskan program Sekolah secara rinci, terukur, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan pendidikan saat ini.

Ia juga mengatakan bahwa rapat kerja tahun ini mengusung tema; “Solid dalam Harmoni, Sinergis Meraih Prestasi”, sebagai landasan untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen Sekolah.

“Rapat kerja merupakan agenda rutin tahunan yang berfungsi sebagai sarana evaluasi sekaligus perencanaan strategis Sekolah. Hasil rapat kerja ini nantinya akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program pendidikan selama satu tahun ke depan.” Tandasnya.

Senada, dalam kesempatan tersebut juga, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Surabaya, Ustadz Ridwan, M.Pd., menekankan pentingnya membangun sinergi dalam menyusun program kerja Sekolah. Ia juga mengingatkan agar setiap program disusun secara terukur serta selaras dengan kebutuhan dan tuntutan zaman.

“Setiap program disusun secara terukur serta selaras dengan kebutuhan dan tuntutan zaman, termasuk dengan mensinergikan program Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel.” Tuturnya.

Ia kemudian mengajak seluruh guru dan karyawan untuk terus bersyukur dan bersama-sama merawat serta memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada di Sekolah.

Melalui rapat kerja ini, SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya meneguhkan komitmennya untuk terus berinovasi, termasuk menyiapkan sistem pembelajaran berbasis kelas digital sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan, demi mewujudkan Sekolah yang unggul dan berkemajuan. (Cak Choir)

29 Siswa SMP di Surabaya Ikut Program Overseas ke China

29 Siswa SMP di Surabaya Ikut Program Overseas ke China

December 12, 2025

Surabaya - Peribahasa "Carilah ilmu sampai ke Negeri China" benar-benar
diwujudkan SMP Muhammadiyah 5 Pucang. Sebanyak 29 siswa terpilih mengikuti program overseas ke China untuk belajar budaya, teknologi, hingga diplomasi internasional.
Kepala Humas SMP Muhammadiyah 5, Miftakul Khoir menyatakan, sebanyak 29 siswa hasil seleksi akademik dan akhlak terpilih sebagai peserta overseas ke China. Ditemani dengan dua orang tua perwakilan dan dua guru pendamping.

"Anak-anak yang berangkat ke sana harus bisa berbahasa Inggris dengan lancar agar dapat berkomunikasi dengan orang luar. Nantinya akan ada saya dan wakil kepala sekolah, Syafiur Rohman yang mendampingi," jelas Miftakul, Jumat (12/12/2025)

Overseas kali ini akan mengunjungi empat sekolah, universitas, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Kami ajak mereka ke sekolah di China untuk mengenal sistem pendidikan di sana, kalau universitas agar mereka memiliki gambaran bagi yang mau melanjutkan studi di luar negeri, sedangkan KBRI supaya mereka mengetahui bagaimana hubungan diplomasi antara Indonesia dan Tiongkok," tambahnya.

Sebagai bekal pertukaran budaya di sana, para peserta akan mengenalkan budaya Jawa melalui tarian Cublak-Cublak Suweng, nyanyian Dari Sabang Sampai Merauke, serta pakaian daerah yang akan dikenakan.

"Ini sekaligus menjadi upaya agar anak-anak bisa bangga dengan budaya Indonesia dan bisa mengenalkannya ke luar negeri," imbuhnya.

Sebelum keberangkatan, para peserta telah dibekali pelatihan dasar bahasa Mandarin. Program overseas ini merupakan agenda tahunan sekolah yang telah memasuki tahun ketiga, setelah sebelumnya mengunjungi Singapura-Malaysia dan Jepang.

Harapannya, para siswa dapat melihat langsung perkembangan teknologi di China untuk menjadi pembanding dengan kondisi di Indonesia. "Supaya mereka termotivasi, punya semangat belajar, dan memiliki wawasan global," katanya.

Salah satu peserta, Muhammad Dzaki Nararya dari kelas 8H mengatakan, perjalanan ke China akan menjadi pengalaman keduanya setelah sebelumnya mengikuti program serupa ke Jepang pada Februari lalu. Ketertarikannya pada budaya serta bahasa Mandarin menjadi alasan utama mengikuti program ini.

"Bahasa Mandarin kan salah satu bahasa yang paling banyak dipakai di dunia. Saya ingin belajar sedikit demi sedikit. Saya juga suka makanan China," ungkap Dzaki.

Ia juga akan mengikuti lomba pidato di China. Dzaki berencana memperkenalkan budaya Sumatera Barat, seperti rendang dan rumah gadang. "Saya pilih budaya Padang karena rendang sudah dikenal luas, jadi mudah dipahami. Sekalian membawa empati karena Sumatra Barat sedang dilanda bencana," ujarnya.

Dari pengalaman overseas sebelumnya, Dzaki mengaku menjadi lebih mahir berbahasa Jepang dan memahami budaya negeri tersebut. Ia berharap perjalanan ke China nanti dapat memperluas pertemanan, kemampuan komunikasi, hingga pemahaman tentang budaya dan teknologi China.

"Saya ingin bisa berbincang dengan orang luar negeri dan menikmati pemandangan kota-kotanya," katanya.

Baca artikel detikjatim, "29 Siswa SMP di Surabaya Ikut Program Overseas ke China" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/berita/d-8256606/29-siswa-smp-di-surabaya-ikut-program-overseas-ke-china.

Strategi Perkuat Hafalan Al-Qur’an, Spemma Boyong 73 Siswa ke Pacet

Strategi Perkuat Hafalan Al-Qur’an, Spemma Boyong 73 Siswa ke Pacet

December 9, 2025

Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur’an, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya menggelar kegiatan Qur’an Super Camp dan Qur’anic Power Tahun 2025 di Villa Panorama Pacet, Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (10-12/12/2025), dan diikuti oleh 73 siswa.


Mengusung tema Let The Qur’an Empower You, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sehingga menambah keberkahan.

Alif Ma’ruf SPd, Ketua Panitia Qur’an Super Camp (QSC) dan Qur’anic Power Tahun 2025, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.

“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul di Villa Panorama Pacet Mojokerto selama tiga hari untuk belajar Al-Qur’an, mulai dari membaca, menghafal, hingga memahami isinya. Semoga dimudahkan oleh Allah SWT, Aamiin,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa tema QSC tahun ini, Let The Qur’an Empower You, diharapkan dapat membuat siswa semakin berdaya dan berkah dengan selalu mempelajari Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus bersyukur dilahirkan sebagai muslim sehingga bisa mengenal Al-Qur’an, kitab suci umat Islam yang merupakan mukjizat istimewa dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Isinya sangat istimewa, terjamin sampai hari akhir, dan menjadi pedoman hidup untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Alif juga menegaskan bahwa para siswa adalah anak-anak yang beruntung karena masih muda dan memiliki kesempatan untuk cinta Al-Qur’an—membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Luar biasa, kalian masih muda tapi sudah mencintai Al-Qur’an. Ditambah lagi orang tua selalu mendukung, maka syukuri dan jaga amanah ini agar menjadi pribadi sholih dan sholihah,” tegasnya.

“Semoga semua peserta dan panitia selalu sehat, kegiatan berjalan lancar, senang mendapatkan ilmu baru, dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Spemma Pucang Surabaya Misbach Noehruddin SSi MM menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan QSC ini.

“Saya menggarisbawahi apa yang telah disampaikan Ustadz Alif. Kalian adalah anak-anak super, sesuai dengan nama kegiatan ini, Qur’an Super Camp dan Qur’anic Power Tahun 2025,” ujarnya.

Misbach mengingatkan bahwa orang terbaik adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya, mengutip hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya, “Sebaik-baik kamu adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya” (HR. Muslim).

“Dengan memberdayakan Al-Qur’an, kita secara tidak langsung memberdayakan diri sendiri sehingga mendapatkan yang terbaik dan terjaga dari hal-hal yang tidak baik, baik saat ini maupun di masa depan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa suasana dingin di Pacet berbeda dengan Surabaya, sehingga diharapkan dapat menambah kekhusyukan dalam menghafal Al-Qur’an.

Di akhir sambutannya, Misbach mengingatkan siswa untuk mengikuti kegiatan dengan baik sesuai jadwal agar memperoleh hasil maksimal.

“Semoga selalu sehat selama kegiatan di sini dan dimudahkan oleh Allah SWT. Dengan ini, Qur’an Super Camp dan Qur’anic Power Tahun 2025 resmi dibuka dengan bacaan basmalah bersama-sama, bismillahirrahmanirrahim,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyematan kartu peserta kepada dua perwakilan siswa, yang dipasangkan langsung oleh Kepala Spemma Pucang Surabaya.

Kuatkan Kerja Sama, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Gelar Raker

May 19, 2025

Kuatkan Kerja Sama, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Gelar Raker

SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya Rapat Kerja tahun pelajaran 2025-2026 gelar Rapat Kerja di Hotel Burza Yogyakarta. Tema yang diambil kali ini “Menguatkan Kerjasama Memajukan Spemma”. Jum’at-Sabtu (16-17/05/2025).

Raker ini sudah memasuki tahap kedua, yang sebelumnya diawali dengan 2 kali Pra Raker; khusus Pimpinan, dan bersama semua guru-karyawan. Tahap ketiga, nantinya ditindaklanjuti rapat penyesuaian RAPBS 2025-2026 oleh Pimpinan Sekolah.

Hadir dalam acara tersebut, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel; Ketua Ustadz Ahmad Zaini, M.Pd., Sekretaris Ustadz Sugeng Purwanto, Wakil Bidang Dikdasmen Ustadz Ridwan, M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya menyampaikan terimakasih atas kehadiran dan supportnya semua pihak, khususnya PCM dan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngagel.

“Raker kali ini, sangat istimewa dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel, Ketua, Sekretaris dan Wakil Ketua, serta Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngagel juga hadir mendampingi. Ustadz Sugeng ini juga sebagai Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dirinya hanya akan menyampaikan secara umum, secara detail nanti akan disampaikan oleh Ustadz Luqman El Hakim, SH., selalu Ketua Panitia Raker.

“Mohon maaf jika ada yang kurang, baik ketika pra raker, raker dan nanti pasca raker, yang membahas detail anggaran dalam RAPBS bersama Pimpinan," imbuhnya.

“Pesan kami terakhir, sesuai teman kita, dan kita berharap kita terus menjaga kebersamaan dan kerjasama kita untuk Spemma lebih baik. Hebat sendiri itu biasa, hebat bersama itu luar baisa," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PCM Ngagel, Ustadz Ahmad Zaini, M.Pd., dalam sambutannya mengingatkan tentang firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam QS. Al-Munafiqun 63 Ayat 9 :

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَا لُكُمْ وَلَاۤ اَوْلَا دُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ

Artinya :“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.”

“Melalui surat ini, kami yakin bahwa semua yang ada di Spemma, ini ibadah dan bekerjanya di Spemma karena Allah SWT," tegasnya.

Ia kemudian menegaskan bahwa melihat perkembangan Spemma kali ini, maka kinerjanya Is the best, mengalami perubahan yang luar biasa, meskipun masih ada beberapa orang yang menyangsikannya.

“Saya berani menjamin, sebagai garda terdepan, bahwa Spemma hari ini is the best. Spemma sudah greng, khususnya staf di depan itu, menjadi garda terdepan Sekolah. Sekali lagi Spemma selalu di hati, is the best. Akhirnya kita buka Raker ini dengan bacaan basmalah bersama-sama,  bismillahirrahmanirrahim," pungkasnya. (Humas)

 

Raker Spemma Surabaya : Kuatkan Kerjasama, Wujudkan Kemajuan Spemma Pucang Surabaya

April 16, 2025

Dengan mengambil tema; “Menguatkan Kerjasama, Memajukan Spemma”, dengan harapan menjadi Outstanding School pada Muhammadiyah Future School (MSF) Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel, Ustadz Ahmad Zaini, M.Pd., dan Ustadz Sugeng Purwanto. Hadir juga Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngagel Ustadz Suyatno, S.Pd., M.Psi.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya, sehingga Rapat Kerja (Raker) tahun pelajaran 2025-2026 bisa berjalan lancar dan sukses.

“Kami mengucapkan taqobbalallahu minna waminkum, mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan dan khilaf selama ini, semoga ibadah kita, khususnya selama bulan Ramadhan 1446 H diterima dan diampuni dosa-dosa kita oleh Allah SWT, Aamiin.” Tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan terimakasih banyak, terutama kepada semua pihak, guru-karyawan, khususnya panitia yang telah menyiapkan acara dengan baik.

“Raker kali ini, mengusung tema; Menguatkan Kerjasama, Memajukan Spemma. Kita tahu bahwa kedepannya tantangan semakin luar biasa, dengan kerjasama semua tantangan bisa diatasi dengan baik.” Tegasnya.

Ia lantas mengingatkan bahwa melalui Raker ini, kita berharap Spemma semakin berkemajuan, unggul dan berprestasi, serta mampu mencetak generasi bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan dicintai oleh Allah SWT. Ia juga mengingatkan untuk memanfaatkan Raker ini dengan sebaik-baiknya.

“Manfaatkan Raker ini dengan sebaik-baiknya, berikan masukan yang baik, saran yang baik, ide-ide yang cemerlang untuk kebaikan bersama, kemajuan bersama Spemma. InsyaAllah akan mendapatkan hasil yang optimal, dampak positif bagi Spemma.” Pungkasnya.

One Day Charity for Free Palestine, Spemma Pucang Surabaya Salurkan 18,7jt ke Lazismu PDM Surabaya

April 15, 2025

Penyaluran donasi baru dilaksanakan pada Kamis, 17 April 2025 karena memberi kesempatan kepada siswa dan walimurid serta masyarakat untuk menyampaikan donasi melalui transfer di rekening Sekolah. Sebanyak Rp. 18.700.000 disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sikap kepedulian kepada peserta didik kepada sesama terutama kepada warga palestina yang saat ini tengah berjuang merebutkan kemerdekaannya.

“Kegiatan ini mengajarkan kepedulian dan empati kepada sesama, terutama kepada saudara-saudara kita di Palestina.” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa donasi yang terkumpul dalam aksi One Day Charity for Free Palestine disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) PDM Kota Surabaya untuk membantu warga palestina.

“Alhamdulillah, donasi dari keluarga besar Spemma Pucang Surabaya terkumpul Rp. 18.700.000. hari ini kami salurkan melalui Lazismu PDM Surabaya.” Imbuhnya.

Kemudian ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, guru-karyawan, siswa dan walimurid serta masyarakat yang telah menyalurkan donasinya melalui Spemma Pucang Surabaya.

“Khusus untuk anak-anak Remas Masjid Sholahuddin Spemma, atas kesigapannya, dalam waktu yang singkat mampu menjalankan tugas mengumpulkan donasi, masuk ke kelas-kelas, mengetuk hati teman-temannya untuk berdonasi kepada warga Palestina.” Pungkasnya

693 Siswa Spemma Pucang Surabaya Ikuti Sparkling Ramadhan 1446 H dengan Penuh Khidmat

March 11, 2025

Marhaban yaa Ramadhan, dalam rangka penguatan pemahaman agama, sebanyak 693 siswa SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya ikuti kegiatan Sparkling Ramadhan 1446 H di Masjid Sholahuddin Spemma Pucang Surabaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dua sesi, mulai tanggal 6-8, 17-21 Maret 2025. 

Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Khusnun Ni'am, S.Pd.I., Kepala Urusan Ismuba Spemma Pucang Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan Sparkling Ramadhan ini dirancang sebagai wadah pembinaan spiritual yang mencakup berbagai aktivitas seperti; tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, shalat wajib berjamaah, buka bersama dan shalat tarawih.

"Ada kegiatan sosial juga, seperti berbagi takjil kepada masyakarat sekitar lingkungan Sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diawali dengan shalat ashar berjamaah, kemudian anak-anak berkumpul di kelas untuk mengikuti kajian keislaman. Materi shalat berjamaah diberikan pada putaran pertama dan materi fiqih informasi pada putaran kedua.

Kemudian beberapa perwakilan siswa diajak untuk berbagi takjil bersama dengan warga sekitar. Selain berbagi takjil, ada juga kegiatan bagi kado lebaran untuk dhuafa yang akan diselenggarakan saat akhir Ramadhan.

"Setelah kegiatan berbagi, siswa akan berbuka bersama dengan teman-teman dan bapak-ibu guru karyawan spemma dan diakhiri dengan kegiatan tarawih serta ceramah agama," katanya.

"Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual yang diperoleh siswa dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi," pungkasnya.


Sementara itu, Ustadz M. Zainal Zulkarnaen, S.Pd., Ketua Panitia Sparkling Ramadhan 1446 H Spemma Pucang Surabaya menggunakan bahwa Sparkling Ramadhan merupakan kegiatan yang diselenggarakan Spemma pada bulan Ramadhan yang berisi berbagai bentuk rangkaian kegiatan keagamaan.

"Mulai buka bersama, berbagi makanan berbuka dengan masyarakat sekitar, materi teori dan praktik pendalaman ibadah. Kemudian ada sholat tarawih berjama’ah, tausiah Ramadhan, tadarus Al-Qur’an, kultum iftar, serta berbagi kado lebaran untuk dhuafa," tuturnya.

Ia lantas menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan intensif yang dilakukan selama hari efektif pembelajaran di bulan Ramadhan, secara bergantian masing-masing kelas dimulai sepulang sekolah sampai selesai sholat tarawih.

"Kegiatan ini bertujuan melatih siswa-siswi Spemma untuk menghidupkan hari-hari dan malam-malam bulan Ramadhan dengan ibadah dan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat," pungkasnya. 

Spemma Tingkatkan Wawasan Siswa di Kancah Internasional

March 6, 2025

Spemma Tingkatkan Wawasan Siswa di Kancah Internasional

KUALA LUMPUR, Suara Muhammadiyah - Guna meningkatkan wawasan siswa di kancah internasional, SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) melakukan kunjungan studi ke Malaysia. Program internasional Spemma dikemas dalam bentuk program Student Exchange yakni Spemma Overseas ke Malaysia.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Misbach Noehruddin SSi MM menyatakan, overseas ke Malaysia tersebut berlangsung mulai tanggal 22-28 Februari 2025. Total 25 Siswa dan 2 guru pendamping yang diberangkatkan. 

"Siswa yang ikut adalah siswa lolos seleksi dari kelas VII hingga IX. Sementara guru pendamping yang ditugaskan yakni Mutiani Eka Astutik SPd dan Hadi Saputra ST," ujarnya, Kamis (6/3/2025).

Lebih lanjut Misbach Noehruddin menambahkan, di Malaysia, siswa belajar di beberapa sekolah. Mulai di Sekolah Sukan Negeri Malaka, SMK Salim Melaka, SMK Seri Bintang Utara Kuala Lumpur dan SMK Bandar Tun Razak Kuala Lumpur.

"Overseas ke Malaysia tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman internasional kepada para siswa, baik tradisinya, toleransi keagamaan, serta tempat-tempat studi pendidikan," ungkapnya.

Menurutnya, program internasional tersebut memberikan pengalaman ke siswa. Lebih itu, Overseas sejalan dengan program Dikdasmen PDM Surabaya yakni Program Baris.

"Dengan begitu kami berharap anak-anak mendapatkan pengalaman internasional, yang kami yakin itu sangat bermanfaat bagi studi mereka kedepan," tegasnya.

Sementara itu, Staff Humas SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Mutiani Eka Astutik SPd menambahkan, tujuan dilaksanakannya overseas ke Malaysia adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan anak-anak tentang pendidikan yang ada di negara tersebut.

"Selain itu, juga akan menambah jejaring mereka, tidak hanya mempunyai teman di dalam negeri, namun juga mempunyai sahabat di luar negeri yaitu Malaysia, mereka pun sampai saat ini juga masih kontak dengan menggunakan media sosial," tuturnya.

Selain kunjungan ke sekolah, lanjut Mutiani Eka, pihak Spemma juga mengunjungi tempat-tempat sejarah di kota Malaka, serta melakukan city tour ke twin tower dan pabrik coklat.

"Mudah-mudahan dengan mengikuti overseas ke Malaysia, para siswa tidak hanya belajar di dalam negeri, tetapi sudah lingkup manca negara, mereka bisa saling bertukar pikiran dan diskusi melalu media sosial sehingga menambah pengetahuan untuk diceritakan kepada kawan maupun keluarganya," tandasnya.

Salah satu siswa peserta overseas ke Malaysia dari kelas VIII-G Aero Patria sangat senang dan bangga bisa mengikuti program tersebut.

"Motivasi mengikuti kegiatan tersebut yakni ingin mengenal sistem pendidikan yang ada di luar negeri, agar menambah wawasan dan pengetahuan, saya juga ingin mengenal budaya dari negara lain, serta dapat mengeksplor diri dan melatih kemandirian," tegasnya.

SMP Muhammadiyah 5 Pucang Lakukan Pembelajaran Overseas ke Jepang

February 21, 2025

TOKYO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 22 siswa dan 2 guru SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) melaksanakan overseas ke Jepang, Ahad-Rabu (16-26/2/2025). Siswa yang ikut adalah siswa dari kelas VII hingga IX yang lolos seleksi, dan dampingi dua guru yakni Rahmad Fudoli, SS dan Rusdian Agustifani, SPd.

Humas SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Miftakul Khoir SPd menjelaskan, sebelum ada overseas, student exchange berupa sister school, yakni dari tahun ke tahun mengunjungi hanya di Busan Korea Selatan dan Thailand.

"Nah, dari tim Humas mempunyai inisiatif mengadakan kegiatan student exchange, tapi kemasan overseas study. Jadi anak-anak belajar ke luar negeri tidak hanya satu sekolah saja," terangnya, Jumat (21/2/2025).

Lebih lanjut Miftakul Khoir menambahkan, untuk overseas ke Jepang, para siswa belajar di beberapa sekolah di Jepang diantaranya; Daito Bunka High School, School Alice Academy Yokohama, dan Ibaraki Gakuen School.

"Kami sudah pernah ke Malaysia dan Singapura, nah kali ini ke Jepang, rencananya kedepan akan berkunjung ke China, Eropa, juga Timur Tengah sekaligus umrah sambil belajar bahasa Arab," tuturnya.

Miftakul Khoir menganggap progam tersebut sangat diperlukan, karena di setiap negara pastinya memiliki sistem pendidikan yang berbeda-beda, sehingga anak-anak yang berangkat akan mempunyai perbandingan, jadi mengenalkan manajemen pendidikan di luar negeri itu seperti apa.

"Mudah-mudahan, dengan kegiatan tersebut, para siswa mempunyai pengalaman baru ketika di luar negeri yang belum ada di sekolah atau negara kita, semisal etika, sejarah, adat istiadat di sana seperti apa, sehingga akan menambah wawasan anak-anak lebih luas lagi dan memberikan penguatan baru bagi mereka," harapnya.

Sementara itu, salah satu siswa peserta overseas ke Jepang Manggala Restya Fathurrizki dari kelas 8E yang sudah pernah mengikuti Spemma Overseas Malaysia-Singapore sangat bangga dan antusias bisa mengikuti kegiatan tersebut.

"Motivasi saya mengikuti program ini kembali adalah untuk mempelajari budaya dan bahasa Jepang secara langsung, mengembangkan diri melalui pengalaman internasional," ujarnya.

"Belajar tidak hanya dari dalam kelas, saya juga ingin belajar dari sistem pendidikan Jepang yang maju dan membawa pengalaman ini untuk memberi dampak positif bagi sekolah," tegasnya. (Yuda)

Artikel ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: SMP Muhammadiyah 5 Pucang Lakukan Pembelajaran Overseas ke Jepang, https://www.suaramuhammadiyah.id/read/smp-muhammadiyah-5-pucang-lakukan-pembelajaran-overseas-ke-jepang

Qumillail, Upaya Bina Karakter 693 Siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya

February 15, 2025

Tingkatkan Kualitas Ibadah Siswa, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya gelar Qumillail di Masjid Sholahuddin. Dengan mengambil tema; “Ada Ketenangan Jiwa di Sepertiga Malam”, yang diikuti oleh 693 siswa dari Kelas 7 hingga 9.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua sesi; sesi pertama untuk putri pada hari Sabtu-Ahad, 8-9 Februari 2025, sedangkan sesi kedua untuk putra pada hari Sabtu-Ahad, 15-16 Februari 2025.

Kepala Urusan Ismuba SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadzah Khusnun Ni’am, S.Pd.I., menyampaikan bahwa Qumillail adalah kegiatan yang diadakan spemma dalam rangka menanamkan pembiasaan ibadah, khususnya sholat malam (Tahajud) kepada siswa.

“Membiasakan sholat, baik sholat wajib maupun sholat sunnah, khususnya sholat malam, serta hafalan-hafalan wajib.” Tuturnya.

Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa program ini terinspirasi surat Al-Muzammil ayat 2, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًا

Artinya :”Bangunlah (untuk sholat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil.”

Program ini juga untuk pembinaan mental spritual bagi anak-anak sehingga kuat akidah, ibadah dan akhlaknya, sehingga tenang jiwanya dalam menghadapi segala tantangan kehidupan.

“Hafalan-hafalan wajib tersebut sesuai dengan yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kemudian dilakukan penilaian, mulai penilaian hafalan doa harian, hadits pilihan, dan juz 30. Selain itu, anak-anak juga praktik ibadah termasuk sholat wajib, sholat jenazah dan sholat id.” Pungkasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga, Ketua Panitia Qumillail Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Nur Kholidah, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, kegiatan Qumillail berjalan dengan baik dan lancar. Dia atas nama panitia mengucapkan terimakasih banyak atas kerjasamanya dan meminta maaf apabila ada yang kurang berkenan.

“Mohon maaf atas segala kekurangan, semoga Qumillail selanjutnya bisa lebih baik dan ini akan menjadi amal ibadah kita semua.” Ujarnya. (Humas/Gus).

Tingkatkan Kompetensi Hafalan, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Gelar Parade Tasmi' Al-Qur'an

February 7, 2025

Tingkatkan Kompetensi Hafalan Al-Qur'an, SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) gelar Parade Tasmi' Al-Qur'an. Kegiatan ini merupakan Program Unggulan Tahfidz yang berkolaborasi dengan Ummi Foundation, dan diikuti oleh 60 siswa dengan total 63 Juz yang dihafalkan. 

Parade Tasmi' Al-Qur'an ini merupakan uji publik di depan para ustadz, guru, teman, orang tua, bahkan masyarakat umum melalui live streaming youtube. 

Dengan mengusung tema; "Kuatkan Hafalan Al-Qur'an, Raih Masa Depan Gemilang", yang dilaksanakan mulai hari Kamis-Kamis, 6-14 Februari 2025 di Masjid Sholahuddin Spemma Surabaya. 

Acara Pembukaan Tasmi' dimulai pukul 07.30 WIB, dipandu oleh MC Nuzula Sakinah 9A. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an surat Al-Qomar ayat 31-42 oleh Myiesha Athia 9E dan Ahmad Habli Sidqon 8E, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah dan Koordinator Tahfidz Spemma. 

Dalam sambutannya, Ustadzah Balighotul Arofah, S.Pd., Koordinator Tahfidz SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan Terimakasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara tersebut.

"Parade Tasmi' Al-Qur'an kali ini diikuti oleh 60 siswa dan menghafalkan total 63 juz. Tahun ini lebih spesial, karena digelar dua kali, di semester ganjil dan genap, dimana tahun lalu hanya sekali," ujarnya. 

Selanjutnya, ia mengingatkan bahwa program ini bukan sebagai tujuan akhir, justru menjadi motivasi bagi anak-anak untuk menjaga Al-Qur'an dengan meningkatnya hafalan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 14 Februari 2025, semoga anak-anak sehat, lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT di Parade Tasmi' ini, Aamiin," imbuhnya. 

Sementara itu, dalam sambutannya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si, M.M., Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, dan terimakasih kepada guru dan karyawan, khususnya panitia atas suksesnya penyelenggaraan acara ini. Ia juga berpesan bahwa jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan. 

"Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, maka kita akan mendapatkan ketenangan hati, ketenangan hidup, dan kelancaran segala urusan kita," tuturnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa anak-anak tidak boleh sampai disini, terus tingkatkan hafalan, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

"Jangan lupa terus menjaga hafalan, dan upgrade hafalan anak-anak, sesuai tema Parade Tasmi'; Kuatkan Hafalan Al-Qur'an, Raih Masa Depan Gemilang. Akhirnya, mari kita buka acara ini dengan bacaan basmallah bersama-sama, Bismillahirrahmanirrahim," pungkasnya. 

Artikel ini telah tayang di enews.com dengan judul "Tingkatkan Kompetensi Hafalan, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Gelar Parade Tasmi' Al-Qur'an", Klik untuk baca: https://enews.id/berita/detail/tingkatkan-kompetensi-hafalan-smp-muhammadiyah-5-surabaya-gelar-parade-tasmi-al-quran

Kuatkan Karakter Peduli Sesama, Spemma Surabaya Peringati Isra Mikraj 1446 H Hadirkan Lazismu Surabaya dan Better Youth Foundation

January 31, 2025

Dalam kesempatan tersebut juga, dilaksanakan; “Deklarasi Siswa: Komitmen Menjaga Kebersihan Hati, Pikiran, Badan, dan Lingkungan”, yang dipelopori oleh Remaja Masjid (Remas) Sholahuddin dan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Spemma Pucang Surabaya. Kamis (30/1/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyampaikan bahwa rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara tersebut. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, khususnya guru-karyawan Spemma Surabaya.

“Peringatan Isra’ Mi’raj memiliki dua dimensi, yaitu dimensi vertikal dan horizontal. Vertikal berarti membangun hubungan dengan Allah SWT, dengan turunnya perintah Sholat lima waktu.” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dimensi kedua adalah horizontal yang maknanya menjalin hubungan baik terhadap sesama, peduli terhadap sesama.

“Hari ini kita mengundang dari Lazismu PDM Surabaya dalam Program Pelajar Peduli Palestina dan Komunitas Better Youth Foundation yang konsen terhadap Program Penghapusan Tato. Kami mohon anak-anak bisa memperhatikan materinya dengan baik, dan memberikan donasi terbaiknya untuk kepedulian terhadap sesama.” Tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga, Kepala Urusan Ismuba SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadzah Khusnun Ni’am, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pihaknya sengaja mengundang Komunitas Better Youth Foundation dan acara sharing season untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak bagaimana proses penghapusan tato.

“Selain itu juga dilaksanakan penyaluran dana Raseda untuk kita donasikan penghapusan tato, sebagian lagi untuk donasi kemanusiaan Palestina.” Ujarnya.

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa dari dana Raseda terkumpul 6 juta, 4 juta kita salurkan untuk donasi penghapusan tato. Dan 2 juta untuk Palestina ditambah dengan penggalangan dana Lazismu pada Kamis (30/1/25) terkumpul total Rp. 13.315.200.

Dari donasi yang telah dikumpulkan, sambung Khusnun Ni’am, pihak Sekolah berharap bisa bermanfaat bagi saudara-saudara yang memiliki komitmen untuk berhijrah menuju kehidupan spiritual yang lebih baik lagi.

“Sedangkan untuk Palestina, harapan kami donasi yang sedikit ini bisa membantu Palestina membangun kembali kehidupan pasca gencatan senjata.” Imbuhnya.

“Mudah-mudahan kegiatan yang sudah kami laksanakan membawa berkah kemanfaatan, tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar Spemma saja. Namun juga dirasakan oleh masyarakat pada umumnya, membantu saudara-saudara kita yang memiliki komitmen untuk berhijrah di kehidupan yang lebih baik lagi.” Tandasnya. (Humas/Gus).

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Surabaya gelar Sosialisasi Aturan Kepegawaian di SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya

January 30, 2025

Surabaya, liputanmu – Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Surabaya gelar Sosialisasi Aturan Kepegawaian di SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya di ruang Meeting Spemma. Jum’at (24/1/2025).

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Sugeng Purwanto, yang juga Sekretaris PCM Ngagel. Hadir juga Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngagel, Ustadz Suyatno, S.Pd., M.Psi., dan jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Suyatno, S.Pd., M.Si., Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal PCM Ngagel menyampaikan bahwa sosiologi aturan kepegawaian menjadi pedoman bagi guru dan karyawan Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah Ngagel.

“Semua aturan ini dibuat oleh Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan juga meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah.” Imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa aturan tersebut sudah dibahas dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah Ngagel.

“Aturan ini sudah dibahas oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel bersama Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal, yang hari ini kami sosialisasi di SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya.” Imbuhnya.

Kemudian, ia menyampaikan bahwa kalau seandainya ada sesuatu yang kurang, bisa disampaikan kepada Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel.

“Kami berharap aturan ini bisa menjadi pedoman bersama, dan kalau ada hal yang kurang berkenan bisa disampaikan kepada kami, akan kita lakukan perbaikan jikalau memang ada yang kurang.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

Ini Pesan Inspirasi Kepala Spemma Pucang Surabaya Pada Peringati Isra’ Mi’raj 1446 H

January 30, 2025

Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj 1446 H, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya bekerjasama dengan Lazismu Surabaya dan Komunitas Better Youth Foundation untuk Pengalangan dan Pendistribusian Dana Raseda (Rabu Sedekah Dua Ribu) Program Pelajar Peduli Palestina dan Penghapusan Tato. Dengan mengambil tema; “Memantaskan Diri Menghadap Allah di dalam Sholat”, yang diikuti oleh 693 siswa kelas 7 hingga 9 Spemma Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut juga, dilaksanakan; “Deklarasi Siswa: Komitmen Menjaga Kebersihan Hati, Pikiran, Badan, dan Lingkungan”, yang dipelopori oleh Remaja Masjid (Remas) Sholahuddin dan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Spemma Pucang Surabaya. Kamis (30/1/2025).

Dalam sambutannya, Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., menyampaikan bahwa rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara tersebut. Dia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, khususnya guru-karyawan Spemma Surabaya.

“Peringatan Isra’ Mi’raj memiliki dua dimensi, yaitu dimensi vertikal dan horizontal. Vertikal berarti membangun hubungan dengan Allah SWT, dengan turunnya perintah Sholat lima waktu.” Tuturnya.

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa dimensi kedua adalah horizontal yang maknanya menjalin hubungan baik terhadap sesama, peduli terhadap sesama.

“Hari ini kita mengundang dari Lazismu PDM Surabaya dalam Program Pelajar Peduli Palestina dan Komunitas Better Youth Foundation yang konsen terhadap Program Penghapusan Tato. Kami mohon anak-anak bisa memperhatikan materinya dengan baik, dan memberikan donasi terbaiknya untuk kepedulian terhadap sesama.” Tegasnya.

Remaja Masjid Sholahuddin Spemma dan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Spemma Foto Bersama Usai Kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Tahun 1446 H

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga, Kepala Urusan Ismuba SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya, Ustadzah Khusnun Ni’am, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pihaknya sengaja mengundang Komunitas Better Youth Foundation dan acara sharing season untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak bagaimana proses penghapusan tato.

“Selain itu juga dilaksanakan penyaluran dana Raseda untuk kita donasikan penghapusan tato, sebagian lagi untuk donasi kemanusiaan Palestina.” Ujarnya.

Selanjutnya, dia mengatakan bahwa dari dana Raseda terkumpul 6 juta, 4 juta kita salurkan untuk donasi penghapusan tato. Dan 2 juta untuk Palestina ditambah dengan penggalangan dana Lazismu pada Kamis (30/1/25) terkumpul total Rp. 13.315.200.

Dari donasi yang telah dikumpulkan, pihak Sekolah berharap bisa bermanfaat bagi saudara-saudara yang memiliki komitmen untuk berhijrah menuju kehidupan spiritual yang lebih baik lagi.

“Sedangkan untuk Palestina, harapan kami donasi yang sedikit ini bisa membantu Palestina membangun kembali kehidupan pasca gencatan senjata.” Imbuhnya.

“Mudah-mudahan kegiatan yang sudah kami laksanakan membawa berkah kemanfaatan, tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar Spemma saja. Namun juga dirasakan oleh masyarakat pada umumnya, membantu saudara-saudara kita yang memiliki komitmen untuk berhijrah di kehidupan yang lebih baik lagi.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

Spema Surabaya Ajak 16 Siswa Pertukaran Pelajar Korsel Mewarnai Wayang

January 30, 2025

Sebanyak 11 siswa lelaki dan lima siswa perempuan yang didampingi empat gurunya ini antusias ketika diajak mewarnai karakter wayang, menuliskan namanya masing – masing ke dalam Aksara Jawa yakni ho no co ro ko pada media totebag. Ke 16 siswa SMP dan SMA ini belajar di Spema selama tujuh hari yakni mulai Hari Sabtu (11/1) hingga Hari Jumat (17/1) hari ini.

Menurut Wakil Ketua Pelakasana Student Exchange Spemma Surabaya, Ustadzah Arlia Intan Nilamsari SPd, para siswa Korea ini tiba di Spema Surabaya sejak Hari Sabtu (11/1) hingga Hari Jumat (17/1) untuk belajar bersama siswa Spemma.

“Setiap tahun Spemma berkirim siswa ke Korea. Begitu juga sebaliknya dengan pihak Korea Selatan. Program pertukaran pelajar ini pernah berhenti saat masa pandemi Covid lalu dan akhirnya kini berjalan lagi,” ungkap Arlia yang juga Koordinator Program Internasional Spemma Surabaya, saat ditemui Kamis (16/1) kemarin.

Ustadzah Arlia menjelaskan, siswa Korea ini belajar seni dan budaya, bahasa, teknologi. Untuk pelajaran seni, mereka diajak mewarnai karakter wayang. Kemudian juga diajak belajar seni lukis totebag menggunakan aksara Jawa.

 

“Dua kegiatan ini nantinya akan menjadi souvenir mereka untuk dibawa pulang ke negaranya. Kemudian juga diajak belajar bahasa Indonesia. Bahkan ada kelas memasak makanan tradisional, yakni membuat kue tradisional klepon dan belajar permainan tradisional. Sehari hari mereka juga ikut proses belajar dalam kelas khusus,” urainya.

Ustadzah Arlia juga mengatakan, tujuan student exhange ini agar para siswa bisa menambah relasi internasional, mempelajari perbedaan culture negara lain, mempelajari teknologi dan untuk bekal agar memiliki wawasan global.

Selama di Spemma Surabaya, ke 16 siswa Korea Selatan ini menginap di rumah masing – masing siswa Spemma, yakni satu siswa mendapatkan saudara angkat dari Negara Korea Selatan. Ustadzah Arlia berharap, semoga Program Pertukaran Pelajar antara Spema Surabaya dan SMP dan SMA Daejeo Mid High School Busan Korea Selatan ini bisa terus berlanjut ke depannya. Tidak hanya dengan Korea Selatan, tetapi kerjasama juga terjalin dengan Negara Thailand.

Selain belajar seni, budaya, bahasa dan teknologi, siswa Korea Selatan ini juga diajak mengunjungi tempat bersejarah dan tempat wisata. Seperti Hari Kamis (16/1) kemarin, ke 16 siswa dan empat gurunya diajak berkunjung di Kebun Binatang Surabaya (KBS), untuk melihat keanekaragaman hewan asli Indonesia. ”Spema Surabaya juga menjalin kerjasama dengan Thailand,” tandas Ustadzah Arlia.

Sementara itu, salah satu siswa Spema yang pernah ikut pertukaran pelajar dan belajar di Daejeo Mid High School Busan Korea Selatan pada tahun 2023 lalu, Nabila Almaqvira Purwanto, kelas IX E, mengaku sangat senang bisa ikut Program Pertukaran Pelajar di Korea Selatan.

 

“Disana belajar fun game, sport. Alhamdulillah senang. Disana lebih banyak jam belajarnya. Saya alhamdulillah bisa membaca huruf Korea yakni hangeul,” ucapnya.

Sedangkan, Samirah Azalia Putri, siswi Spemma kelas IX E lainnya, mengaku sangat senang memiliki teman baru dari Korea Selatan. Menurutnya ini sangat keren karena bisa belajar budaya. ”Keren ini. Saat saya menyapa mereka dengan Bahasa Korea, ini amazing,” kata Samirah.

Gandeng AIESEC, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Datangkan Dua Native Speaker Australia dan Vietnam

January 24, 2025

Komitmen Program Internasional, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya bekerja sama dengan AIESEC mendatangkan dua tenaga asing dari Australia dan Vietnam; Nawrin Islam dari Australia dan Sharly Do dari Vietnam. Mereka mengajar Kelas Internasional mulai kelas 7, 8 dan 9, sejak tanggal (6/1 – 14/2).

Dalam kesempatan tersebut, Ika Puspa Arianti, salah satu guru pendamping Spemma menjelaskan bahwa, mereka mengajar di Spemma sejak tanggal (6/1-14/2). Ia juga menyampaikan tentang tujuan mendatangkan Native Speaker dari dua negara tersebut. “Tujuan mendatangkan Nawrin Islam dan Sharly Do dari Australia dan Vietnam adalah untuk memberikan anak-anak pengalaman berinteraksi dengan pengajar dari luar negeri. Selain itu, juga untuk melatih keberanian anak-anak untuk berinteraksi dengan orang asing serta memperlancar Bahasa Inggris anak-anak,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa AIESEC adalah organisasi kepemudaan global yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan dan pertukaran budaya. AIESEC dijalankan oleh mahasiswa di lebih dari 128 negara. “AIESEC memiliki beberapa tujuan, di antaranya; Mengembangkan kepemimpinan pemuda, Membangun karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berjiwa entrepreneur, Memperkuat pasar tenaga kerja global, Memberikan pengalaman berharga kepada anggotanya,” imbuhnya.


Sementara itu, salah satu siswa Spemma, Firyal Artariq Azzahra kelas 9E menyampaikan kesan yang menyenangkan diajar oleh Native Speaker, baik dari Australia maupun dari Vietnam, khususnya Sharly Do. “Senang kedatangan guru asing. Gurunya ramah, tutur katanya lembut, mudah dimengerti dan menjelaskan sampe siswa benar-benar paham,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh Native Speaker dari Australia, Nawrin Islam mengatakan bahwa dirinya senang bisa berinteraksi dengan siswa Spemma. “Siswa Spemma pintar-pintar, lebih pintar dari yang saya kira. Ada beberapa yang aktif tapi ada juga masih malu untuk berkomunikasi,” pungkasnya. (Fudoli/Yuda)-lsz

Terima Studi Tiru Sekolah Malaysia, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Paparkan Program Pendidikan Agama Islam  Artikel ini telah tayang di enews.com dengan judul

Terima Studi Tiru Sekolah Malaysia, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Paparkan Program Pendidikan Agama Islam Artikel ini telah tayang di enews.com dengan judul "Terima Studi Tiru Sekolah Malaysia, SMP Muh

November 4, 2024

Sebanyak 11 guru Sekolah Menengah Agama (SMA) Persekutuan Kajang Malaysia melakukan studi tiru ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) pada hari Ahad (3/11/24).

Kaur Kurikulum SMA Persekutuan Kajang Malaysia Rafidah binti Mohd Nor menjelaskan bahwasanya tujuan dilaksanakannya kegiatan studi tiru adalah untuk lebih mengenal sekolah dan guru-guru di Spemma.

"Dalam rangka membina hubungan kerja sama dan bertukar pikiran untuk lebih mengetahui pendidikan di Indonesia, kami berkunjung ke Spemma ingin mempelajari bagaimana perjalanan serta pelajaran yang diterapkan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya," ujarnya.

“Di Spemma ada 3 jenjang mulai jenjang 1, 2, dan 3. Sedangkan, di tempat kami ada 5 jenjang mulai jenjang 1 sampai 5 atau sampai lulus. Jadi, tidak perlu pilih-pilih sekolah setelah lulus sekolah dasar, dan selanjutnya masuk universitas," imbuhnya.

Lebih lanjut Rafidah binti Mohd Nor menambahkan bahwasanya, kunjungan studi tiru juga ingin menerapkan pelajaran agama Islam di Spemma, ada 1-2 progam bagus yang bisa diterapkan, selebihnya hampir sama dengan yang telah dilakukan pihak SMA Persekutuan Kajang Malaysia.

"Kami memang menitikberatkan mata pelajaran agama dan BioScience, yakni fisika, kimia, biologi, dan matematika," paparnya.

"Kalau disini diterapkan 3 bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Arab, di SMA Persekutuan Kajang Malaysia kami tambahkan 1 bahasa antar bangsa boleh pilih antara bahasa China, Jepang, atau Prancis," imbuhnya.

Jumlah murid SMA Persekutuan Kajang Malaysia, sambung Rafidah binti Mohd Nor sebanyak 736 siswa dan 61 guru serta karyawan.

"Sistem pembelajaran kami yakni boarding school dimana mewajibkan siswa di asrama, setiap hari Sabtu atau Ahad sekitar pukul 12.30-18.00 orang tua siswa boleh berkunjung, serta 1 bulan sekali siswa diperbolehkan untuk pulang ke rumah," tegasnya.

Sementara itu, Kaur Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Syafi'ur Rahman ST menambahkan bahwasanya pihak SMA Persekutuan Kajang Malaysia melakukan studi tiru adalah untuk mempelajari banyak hal, salah satunya diskusi panjang terkait dengan pembelajaran keagamaan.

"Karena mereka boarding school milik pemerintah, jadi kunjungan tersebut adalah ingin mengkomparasikan dengan yang kita punya disini meskipun ini bukan boarding," terangnya.

Lebih lanjut Syafi'ur Rahman menyatakan bahwasanya pihak SMA Persekutuan Kajang Malaysia cukup kaget SMP Muhammadiyah 5 Surabaya bukan pesantren namun materinya seperti pembelajaran pesantren, diantaranya anak-anak ada target hafal 30 hadist, jadi 1 jenjang harus hafal 10 hadits sehingga lulus dari Spemma bisa hafal 30 hadist.

"Jadi, setiap siswa kami bekali buku saku yang isinya juz 30, 30 hadist, 30 doa harian, juga doa-doa sholat setelah sholat, termasuk praktek sholat jenazah, semua lengkap dalam 1 buku saku," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di enews.com dengan judul "Terima Studi Tiru Sekolah Malaysia, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Paparkan Program Pendidikan Agama Islam", Klik untuk baca: https://enews.id/berita/detail/terima-studi-tiru-sekolah-malaysia-smp-muhammadiyah-5-surabaya-paparkan-program-pendidikan-agama-islam

Boyong 281 Siswa ke Pacet, LKDS Spemma Tahun Ini Dikonsep Berbeda

Boyong 281 Siswa ke Pacet, LKDS Spemma Tahun Ini Dikonsep Berbeda

November 4, 2024

“Saya ikut LDKS karena ingin menambah ilmu supaya lebih disiplin, juga untuk belajar menjadi orang yang bermanfaat,” ujar Afghan, salah satu siswa peserta LDKS.

LDKS tahun ini berisi kegiatan-kegiatan positif yang menyenangkan. Peserta LDKS mendapatkan materi kepemimpinan dan organisasi, public speaking, serta kemuhamadiyahan.

Menambah keseruan lagi karena pada tahun ini, diadakan juga pentas seni untuk pertama kalinya. Kemudian juga ada kegiatan terjun langsung ke masyarakat (sosiologi terapan), outbound, tadabur alam, sekaligus jerit malam.

“Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena kami mengadakan pentas seni sekaligus lebih banyak kegiatan outdoor yang melatih kecakapan anak-anak secara langsung di alam,” ungkap Ketua Panitia LDKS Masduki.

Pria paruh baya tersebut juga menambahkan rasa syukurnya yang tak terkira atas dukungan segala komponen sekolah. Termasuk guru-guru pendamping sehingga peserta tembus 281 anak.

“Ini merupakan peserta terbanyak LDKS Spemma,” tegasnya.

Kegiatan yang baru dan menyenangkan menjadi kunci dari perolehan tersebut.

“Saya sangat terkesan dengan LDKS tahun ini, lebih seruh sih daripada tahun kemarin. Banyak kegiatan bermanfaat tapi tetap menyenangkan bisa bermain juga belajar,” kata Alexander, salah satu peserta LDKS, penuh antusias.

DAFTAR NAMA PESERTA PERTUKARAN PELAJAR

DAFTAR NAMA PESERTA PERTUKARAN PELAJAR

September 3, 2024

Assalamu'alaikum wr wb

Berdasarkan hasil tes seleksi Student Exchange Korea 2024 yang telah dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Agustus 2024, maka berikut daftar nama peserta yang lolos seleksi Student Exchange Korea 2024:

No

Name

Grade

1

Muhammad Izza Aditya Arrayyan

7F

2

Fawwas Rasyid Harjono

9E

3

NYIMAS AQILA SYARIFA HUSNA

9E

4

RADISTY MAHARANI SALIM

9E

5

Alana Syifadevi Prilistya

8H

6

Bastian Nabil Hamel

7G

7

Damara AzkaYudith

7H

8

Kania Mezzaluna Ramadhani

8G

9

ALMAYRA AZZA DEENOVA

7H

10

Keenan Arsyfa Arifadzan

9F

11

Adelia Mumtaz ar-rosyid

8H

12

Ardhita Kayana Syahputri

9E

13

Kalinda Qya Nayyara

9F

14

Meysha evellyna suwarna

8F

15

Raisha Amira Diyanti

9F

16

Muhammad Raihan Aziz

9E

237 Siswa Baru SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya Deklarasi Anti Kekerasan dan Perundungan di Sekolah

237 Siswa Baru SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya Deklarasi Anti Kekerasan dan Perundungan di Sekolah

July 18, 2024

Komitmen tersebut ditandai dengan deklarasi sekaligus tanda tangan anti kekerasan yang dilakukan ratusan siswa dan siswi baru, serta diikuti kepala sekolah, guru pengajar, hingga perwakilan komite sekolah di lapangan sekolah setempat, Rabu (17/7/2024).

Ketua Panitia, Balighothul Arofah mengatakan, deklarasi anti kekerasan ini sengaja dilakukan bertepatan dengan kegiatan Forum Taaruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) bertajuk ’Berani Memimpin Diri, Berani Meraih Mimpi” yang diikuti 237 siswa baru Spemma.

”Banyak kegiatan yang berorientasi pada kreativitas, lalu tidak ada hal-hal yang berkaitan dengan kekerasan seksual. Salah satunya, cyber bullying dan kekerasan seksual yang sedang marak di kalangan pelajar,” ujar Balighotul di halaman sekolah Spemma.

”Bahwa kekerasan dalam bentuk apapun itu adalah sesuatu hal yang tidak benar dan melanggar hukum. Dan, itu tentu tidak sesuai dengan ajaran Islam, bahwa semua itu setara meskipun kita berbeda dan beragam tapi semua di hadapan Allah, semua umatnya sama,” sambungnya.

Untuk mencegah adanya kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah, Spemma secara rutin melakukan evaluasi, refleksi, kampanye, hingga sosialisasi terkait bentuk kekerasan tersebut.

”Sejauh ini belum ada temuan maupun laporan terkait kekerasan di lingkungan Spemma. Edukasi ini akan dilakukan kepada semua siswa dari Kelas VII, VIII, hingga IX karena bentuk kekerasan akan berkelanjutan ketika tidak ada penanganan yang baik dan benar,” tegasnya.

Beryl Tiffany Setyawan, perwakilan siswi baru Spemma mengatakan, deklarasi anti kekerasan dalam rangkaian Fortasi ini sangat menarik karena sebagai siswa juga dituntut memiliki kesadaran masing-masing untuk saling mengingatkan dan menjaga agar tidak terjadi kekerasan maupun perundungan.

”Saya setuju banget adanya deklarasi anti kekerasan di sekolah ini karena pasti terjadi di masyarakat, terutama di lingkungan sekolah. Itu juga ada pengalaman (korban kekerasan) teman saya, meskipun bukan saya yang mengalami,” pungkas Tiffany.

Dahlan Iskan Beri Motivasi Ratusan Wisudawan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya

Dahlan Iskan Beri Motivasi Ratusan Wisudawan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya

June 14, 2024

Dahlan Iskan menyampaikan pentingnya pembentukan dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Hal itu akan mendorong para siswa mendapatkan intelektual yang bagus, sehingga termotivasi untuk semangat belajar dan meraih prestasi.

Pesan tersebut muncul dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014, Prof Dr Dahlan Iskan saat memberikan motivasi dan semangat kepada ratusan wisudawan dan wisudawati Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) 2024 yang digelar di Convention Hall Arif Rahman Hakim Surabaya, Kamis, 13 Juni 2024.

Dahlan menilai, sebagai sekolah berbasis Islam, Spemma mampu dan membuktikan akademik maupun non-akademik kepada para siswanya. Termasuk memperhatikan pembentukan karakter siswa di sekolah.

“Banyak orang pintar tapi tidak ada manfaatnya jika tidak memiliki karakter yang baik. Ibu-ibu dan wisudawan di sini memilih SMP Muhammadiyah 5 Surabaya karena merasa lebih tenang, selain mendapatkan intelektual yang baik juga mendapatkan pendidikan karakter yang kuat,” ujar Dahlan Iskan.

 

Dahlan mendorong program pertukaran pelajar atau Student Exchange yang sudah digagas Spemma selama ini agar terus berjalan.

Sehingga siswa dari Spemma maupun siswa dari sekolah luar negeri bisa bertukar berbagai budaya kearifan lokal maupun musik tradisional di Indonesia. Kerja sama dengan sekolah mancanegara juga diminta terus ditingkatkan.

“Saya usul jika ada siswa dari Korea Selatan maupun dari negara lain agar bisa belajar budaya di Indonesia. Termasuk jika ada relawan dari Spemma agar rumahnya mau dikunjungi dari siswa Korea Selatan yang mau belajar di sini,” ungkapnya.

Dahlan juga mengapresiasi tim paduan suara Spemma, serta siswa-siswi yang sudah berani tampil mengisi acara wisuda ini. 

“Saya kagum. Saya tanya salah satu murid yang ikut paduan suara ini. Latihan sampai berapa kali bisa menampilkan paduan suara yang bagus, katanya hanya satu minggu. Hebat sekali,” terangnya.

Kepala Humas Spemma, Miftakul Khoir mengatakan, wisuda ke-52 bertema “Mengembangkan Karakter Mulia menjadi Pemimpin Dunia” ini diikuti sebanyak 199 siswa kelas 9 yang terbagi dalam 6 kelas.

Pihak sekolah sengaja mengundang Dahlan Iskan agar bisa memberikan edukasi kepada para siswa, sehingga para siswa bisa mendapatkan ilmu sekaligus pengalaman langsung dari Dahlan Iskan.

“Alasan mengundang Dahlan Iskan karena melihat di berita sangat bagus, memberikan edukasi, ilmunya bisa disampaikan dan ditularkan ke siswa agar nanti punya gambaran tentang masa depan mereka,” jelasnya.

Khoir juga berpesan kepada para lulusan Spemma agar mampu bersaing. Sebab, dunia sudah semakin berubah dan maju seiring kemajuan teknologi yang semakin berkembang. Sehingga, para lulusan dituntut harus menguasai teknologi agar menjadi generasi yang siap bersaing di Generasi Emas 2045 mendatang.

“Para siswa agar nanti menjadikan banyak prestasi dan punya banyak karakter yang bagus, serta terus mengedepankan moral dan berwawasan global,” pungkas Khoir.

 

Siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Ikuti Spemma Overseas di Singapura dan Malaysia

Siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Ikuti Spemma Overseas di Singapura dan Malaysia

April 29, 2024

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, Drs Alim MPdI mengatakan bahwa keberangkatan 38 siswa tersebut diantar orang tua masing-masing di Terminal 2 Internasional Bandara Juanda Surabaya, pada Minggu, 28 April 2024, pukul 04.00 WIB.

“Saya beserta dua guru pendamping yang akan mendampingi siswa-siswi ini berangkat ke Singapura dan Malaysia untuk mengikuti Education Trip,” ujar Alim, saat ditemui di Bandara Internasional Juanda Surabaya.

 

Menurut Alim, pada kegiatan Spemma Overseas 2024 ini, para siswa akan mengunjungi tiga sekolah untuk melakukan short study.

Yakni, Sekolah Indonesia Singapura (SIS), Sekolah Bintang Selatan Kuala Lumpur Malaysia, dan SMK Tun Razak Kuala Lumpur Malaysia.

“Dari ketiga sekolah tersebut, harapannya para siswa mendapatkan pembelajaran, hikmah, dan wawasan. Saya juga berharap kegiatan ini berjalan lancar sesuai rencana. Alhamdulillah, anak-anak sehat dan semoga perjalanan menyenangkan,” ungkapnya.

Alim menjelaskan pada hari pertama, para peserta Spemma Overseas 2024 dijadwalkan tiba di Singapore Changi International Airport, pada pukul 09.30 WIB.

Setelah itu, para siswa akan melanjutkan ke Universal Studio, kemudian beristirahat di hotel.

“Hari kedua, para siswa akan mengunjungi sekolah, yaitu Sekolah Indonesia Singapura (SIS) dan juga diagendakan mengunjungi KBRI di sana. Hari ketiga, pembelajaran akan dimulai di Science Center Singapore,” jelas Alim.

Selanjutnya pada hari keempat, para siswa akan menikmati wisata dan perjalanan menuju Kuala Lumpur.

Dan, pada hari kelima, para siswa akan mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Sri Bintang Selatan Kuala Lumpur, Malaysia.

“Hari keenam, para siswa akan berada di sekolah SMK Tun Razak Kuala Lumpur, Malaysia. Sedangkan, pada hari ketujuh, para siswa dan pendamping bersiap kembali ke tanah air,” terangnya.

Salah seorang peserta Spemma Overseas 2024, Quinna Chika, mengaku senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini.

Sebab, selain bisa menambah pengalaman di negara-negara yang dikunjungi, juga berkesempatan mengunjungi tempat-tempat wisata di dua negara berbeda, yakni Singapura dan Malaysia.

“Saya sudah beberapa kali ke luar negeri bersama keluarga. Namun, kali ini berbeda, karena saya berangkat bersama teman-teman sekolah. Semoga perjalanan ini menambah pengalaman dan wawasan saya tentang negara-negara yang kami kunjungi,” pungkas Quinna.