Liputan Media

Hal 1 2 >
Total 2 hal
Wisuda Tahfidz Perdana, Kepala Spemma Suntikkan Motivasi Ini untuk Tingkatkan Hafalan Quran

Wisuda Tahfidz Perdana, Kepala Spemma Suntikkan Motivasi Ini untuk Tingkatkan Hafalan Quran

May 20, 2022

SMP Muhammadiyah 5 Surabaya melaksanakan wisuda Tahfidz untuk pertama kalinya Sabtu (14/5). Sekolah yang memiliki nama keren Spemma ini mewisuda 68 siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Quran juz 1, 2, 27, 28, 29, dan 30. Acara ini digelar di The Millenium Building SD Muhammadiyah 4 Surabaya.

Di antara siswa penghafal Al-Quran yang telah diwisuda, banyak siswa yang melampaui target hafalannya. Enam siswa mendapatkan penghargaan atas capaian tertingginya, yakni Raine Zafira Umara (9G), Muhammad Rangga Pradipta (8F), Rafi Zulfan Al-Arasy (7D), Keysa Luckyta Wiratno (9D), Fasya Maulina Prabasari (9B), dan Syahla Laiqa Fayyaza (7D).

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Drs H Alim MPdI memberikan apresiasi kepada siswa-siswi penghafal Al-Quran.

“Siswa-sisiwi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya telah mencapai hafalan beberapa juz. Kami berharap anak-anak bisa menjaga hafalan Al-Qurannya, dan lebih membanggakan lagi anak-anak bisa menambah hafalannya,” tutur Alim.

Lebih lanjut, Alim menyampaikan bahwa anak-anak yang telah menghafal Al-Quran tidak sekadar menghafal, namun mengerti arti dari ayat-ayat yang mereka hafalkan. Sebab akan menjadi suri tauladan bagi lingkungan di sekitarnya.

Di akhir sambutannya, kepala sekolah memberikan motivasi kepada anak-anak untuk tetap menjaga hafalan Al-Qurannya.

“Saya ucapkan selamat kepada siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang mengikuti wisuda tahfidz hari ini. Semangat dalam menjaga hafalan serta menambah hafalan, insya Allah kalian akan memberikan mahkota emas untuk ayah bunda kalian kelak di surga,” pungkasnya.

Kado Lebaran Spemma untuk Yatim Piatu dan Anak Jalanan

Kado Lebaran Spemma untuk Yatim Piatu dan Anak Jalanan

April 26, 2022

SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) berbagi kado Lebaran untuk anak-anak duafa di tempat yatim piatu dan rumah singgah bagi anak jalanan, Senin (25/4). Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa perwakilan siswa Spemma, lebih tepatnya anak-anak IPM.

 

Menurut Ketua IPM Spemma, kegiatan tersebut merupakan kegiatan sosial untuk umat yang kurang mampu. Pihaknya memberikan uang kado Lebaran 150.000 dan beras 3 kg guna meringankan beban mereka.

 

“Sehingga harapannya nanti mereka bisa merayakan Lebaran dengan bahagia,” paparnya.

 

Anak-anak yang menerima kado Lebaran kelihatan sangat antusias dan bangga terhadap Spemma. Seperti yang diungkapkan aisyah sebagai berikut.

“Alhamdulillah, saya sangat senang mengikuti kegiatan ini karena saya dapat uang 150.000. Insya Allah uang yang diberikan oleh keluarga besar Spemma ini akan saya belikan baju untuk Lebaran,” ujarnya

 

Dalam kegiatan ini yang dipilih sangat unik, yaitu menyalurkannya kepada anak jalanan. Apa alasan memilih anak jalanan untuk dikasih kado Lebaran?

 

“Agar nanti ketika Lebaran dimulai tidak ada lagi yang masih ngamen di jalanan. Mereka bisa merayakan Idul Fitri dengan berkumpul sanak dan keluarga,” tutur Syafi, koordinator acara tersebut.

 

“Alhamdulillah sampai hari terakhir dana yang terkumpul mencapai Rp 17.750.000,” imbuhnya.

Lima Tips Hindari Insecure Menurut Dai Muda Spemma

Lima Tips Hindari Insecure Menurut Dai Muda Spemma

April 21, 2022

Pernahkah kalian merasa tidak percaya diri? Pernahkah kalian selalu suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain? Nah, kalau pernah artinya kalian sedang mengalami insecure.

Itulah pertanyaan pemicu yang dilontarkan Zabrina Putri Ardiansyah dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) di kanal Youtube SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma). Tepat menjelang berbuka puasa pada Senin (17/4), peserta didik kelas VII-F itu menjelaskan seseorang yang mengalami insecure lebih fokus pada kekurangan dirinya dibanding memaksimalkan potensinya.

“Hal-hal yang dibandingkan biasanya terkait pandangan masyarakat, misalnya bentuk tubuh, warna kulit, pekerjaan, dan lain-lain,” ujarnya.

Lalu bagaimana caranya agar terhindar dari sikap insecure? “Pertama, terimalah kondisi pada diri sendiri. Bila telah mampu berdamai dengan segala kekurangan dalam diri, maka perkataan buruk dari orang lain tidak akan berarti apa-apa,” jelasnya.

Cewek yang mengenakan baju Hizbul Wathan saat menyampaikan kultumnya menambahkan Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 22 yang artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlainan bahasa dan warna kulit. Sesungguhnya demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.”

Kedua, memaksimalkan potensi atau kelebihan setiap orang. Tidak perlu fokus pada kekurangan. Lebih baik alihkan pada kegiatan untuk mengembangkan potensi diri.

Ketiga, jangan suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Allah SWT. telah mengatur seluruh bagian tubuh yang kita miliki.

Keempat, jangan kufur terhadap nikmat Allah SWT. Hal itu termaktub dalam Al-Hujurat ayat 13 yang artinya: “Sesungguhnya kami menciptakan manusia dari seorang laki-laki dan seorang perempuan. Lalu menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang paling mulia disisi Allah ialah orang yang paling taqwa.”

“Tidak perlu membuat perbedaan menjadi ajang pembanding diri sendiri. Hal itu dapat menyebabkan rasa tidak bersyukur,” tambah dai muda Spemma itu.

Kelima, selalu bersyukur akan adanya perbedaan. Bersyukur atas semua nikmat dan karunia Allah SWT telah berikan dan dilebihkan untuk setiap manusia. Seperti halnya, munculnya pelangi yang terlihat indah karena keberagaman warnanya.

Spemma on the Road Bagi-Bagi 1.200 Takjil

Spemma on the Road Bagi-Bagi 1.200 Takjil

April 16, 2022

SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) mengadakan bagi-bagi takjil di Jalan Manyar, Rabu (13/4/). Sebanyak 1.200 takjil dibagikan kepada para pengendara yang melintasi jalanan Manyar dalam agenda bertajuk Spemma on the Road.

Takjil yang berisi makanan dan minuman ini berasal dari sumbangan seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX. Sumbangan makanan dan minuman itu dikelola langsung oleh IPM Spemma untuk diletakkan ke dalam kardus khusus takjil.

Kegiatan IPM yang berlangsung setiap tahun ini mendapat respons yang sangat baik dari semua siswa. Bukan hanya itu, para wali murid juga turut andil dalam kegiatan Spemma on the Road ini dengan menyumbang beberapa makanan yang lain.

Nilam, pembina IPM, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama anak-anak IPM serta siswa lainnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh warga Spemma. Mulai anak-anak, guru, karyawan, serta wali murid yang sudah memberikan sedikit rezeki dan tenaganya untuk acara ini. Saya pribadi tidak menyangka jika total keseluruhan takjil terhitung hingga 1.200 makanan dan minuman,” ujarnya.

Dibantu oleh anak-anak IPM Spemma, pembagian takjil yang dilakukan sejak pukul 4 sore ini hanya memakan waktu 30 menit untuk menghabiskan 1.200 takjil. Anak-anak sangat antusias dalam membagikan takjil ini.

“Sebab, bagi mereka berbagi adalah hal yang paling menyenangkan,” katanya.

Siswi Ayu Ini Sampaikan Nasihat Saat Hati Menolak Nasihat

Siswi Ayu Ini Sampaikan Nasihat Saat Hati Menolak Nasihat

April 5, 2022

“Pernah nggak sih ketika ada seseorang yang memberikan nasihat lalu kita sering bergumam dalam hati, memang kamu telah bersikap lebih baik kok memberikan nasehat?” tanya Chalya Pavita Putri retoris saat menyampaikan kultum atau kuliah tujuh menit bertema Hakikat Nasihat, di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma)

Siswa kelas VIII-B Spemma itu mengatakan, bahkan ada di antara kita sering bergumam dalam hati dengan mengatakan, “ah sok baik memberikan nasihat?” ujarnya.

Dijelaskan, hadits Tamim bin Aus ad-Dari Radhiyallahu Anhu menjelaskan agama itu adalah nasihat. Lalu para sahabat Rasulullah SAW. bertanya “Untuk siapa nasihat itu?” Rasulullah menjawab, “Untuk Allah SWT., Kitab-Nya, Rasul-Nya, Imam kaum muslimin atau mukminin, dan bagi segenap kaum muslimin.”Untuk itulah, sebagai kaum muslim wajib menasihati atau dinasihati.

“Nasihat dapat berupa petuah panjang atau kalimat singkat yang berupa perintah atau larangan. Hakikat nasihat mengarah untuk kebaikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar siswi berkacamata yang juga jago membaca puisi itu.

Ia melanjutkan datangnya nasihat bisa dari orang tua, guru, orang nggak dikenal atau bahkan orang yang kita anggap level kehidupannya jauh di bawah. Ali Bin Abi Thalib menyerukan jangan pernah melihat siapa yang memberikan nasihat tetapi dengarkan dan lihatlah isi nasihat yang dikatakan.

“Ada seseorang yang menyampaikan nasihat dengan lemah lembut tapi malah menjerumuskan ke arah yang nggak baik,” ujarnya. Cewek dari pasangan Raden Yuniarto dan Adriane Mulia Safitri itu menambahkan bahwa ada yang nasihat penuh kebaikan, namun kurang pas untuk didengar. Lalu cewek yang merupakan anak tunggal itu memberikan beberapa cara agar mengetahui nasihat yang bersifat baik atau bersifat buruk.

Pertama, kembali lah pada pedoman hidup manusia Islam berakal sehat yaitu Al-Qur’an dan Sunnah. Tolak dan tinggalkan nasihat itu, bila tidak sesuai dengan pedoman tersebut. Bersikaplah sebaliknya bila nasihat itu sesuai kedua pedoman dasar itu. “Nah, gimana kalau masih ada saja seseorang diberi nasihat sesuai Al-Qur’an dan Sunnah tetapi hatinyamasih menolah dengan keras?” tanya Chalya. Cewek yang beberapa kali menang dalam lomba baca puisi itu menjelaskan bahwa seseorang yang hatinya masih keras menerima nasihat baik, maka ingatlah kematian.

“Lho, kok ingat kematian?” tanya cewek yang belajar berpuisi dari Ibunya itu. Ia menjelaskan kematian adalah nasihat terbaik. Ketika kematian datang nggak ada lagi kesempatan untuk beramal baik. Nggak ada lagi kesempatan memperbaiki kesalahan. Bahkan, nggak ada lagi kesempatan untuk bertaubat.

“Dalam Al-Ashr ayat 1-3 menjelaskan demi masa sesungguhnya manusia itu dalam keadaan rugi, kecuali mereka yang beriman, beramal sholeh, dan selalu mengingatkan akan kebaikan-kebaikan,” tambahnya di akhir kultum iftarnya.

Kegiatan yang disiarkan melalui kanal Youtube Spemma Surabaya itu wajib ditonton oleh seluruh peserta didik yang di rumah. Seluruh peserta didik dijadwal secara bergiliran untuk mengikuti kegiatan pembinaan ibadah selama Ramadhan 1443 H.

“Bagi peserta didik yang terjadwal pembinaan ibadah di rumah dilakukan secara daring dengan menyaksikan kultum Iftar di Youtube,” ujar R. Teguh Tri Prasetiyo, SPd selaku ketua panitia kegiatan. Guru Seni Budaya itu juga menambahkan peserta didik yang dirumah wajib mengumpulkan rangkuman dari kultum iftar setiap menjelang berbuka puasa tersebut melalui tautan yang telah dibuat panitia.

Usir Jenuh, Siswa Spemma Kunjungi Wisata Luar Kota dalam Kegiatan Tengah Semester

Usir Jenuh, Siswa Spemma Kunjungi Wisata Luar Kota dalam Kegiatan Tengah Semester

March 30, 2022

Lamanya pembelajaran daring selama sekitar dua tahun membuat para siswa merasa jenuh. Tak terkecuali siswa SMP.

 

Pembelajaran untuk siswa tingkat ini membutuhkan sistem pembelajaran yang menyenangkan. Salah satunya dengan kegiatan tengah semester (KTS) yang dilaksanakan di luar sekolah.

 

Karena itu, Selasa (29/3/2022) SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) memberangkatkan seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX ke tiga tempat yang masing-masing menjadi tujuan per jenjang kelas. Tiga tempat tujuan adalah The Survival Outbound Team KTS siswa kelas VII, Agro Mulya KTS siswa kelas VIII, dan Jatim Park I KTS kelas IX.

 

Sebagaimana diketahui, kegiatan tengah semester yang dilaksanakan di luar kelas merupakan metode pembelajaran yang aktivitas belajarnya berlangsung di luar kelas atau di luar sekolah seperti kebun,taman, sawah, dan alam sekitar.

Tujuan dari kegiatan tengah semester menginginkan para siswa terlibat langsung dengan alam sehingga mereka mendapat pengalaman yang menantang supaya lebih akrab dengan lingkungan dan masyarakat.

 

Kesan baik itulah yang dirasakan para siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma). Salah satunya Rizka Pratiwi.

 

Siswa kelas VII itu mengaku sangat menikmati kegiatan KTS yang dilakukan di luar kota ini. Rizka “Saya sungguh sangat bahagia mengikuti KTS ini,” ujarnya.

 

“Kesan terbaik dari KTS ini sebenarnya bagi saya sewaktu di bus, ya, karena kangen banget lama gak naik bis sekelas bareng nyanyi-nyani, karaoke, berbagi makanan,” imbuh salah satu murid dari kelas internasional yang hobinya menari itu kepada kontributor KLIKMU.CO.

 

Dia mengatakan senang rasanya di tengah pandemi masih bisa menjaga protokol dengan baik namun dapat berkumpul dengan bahagia. Setelah dua tahun lebih penantian untuk KTS luar kota akhirnya terwujud.

 

“Seneng banget pastinya. Ini KTS terseru yang pernah saya rasain, meskipun ada beberapa hal yang kurang,” ujarnya.

 

Guru juga turut andil dalam KTS ini. Dengan adanya KTS membuat hubungan guru mudah menjalin keakraban dengan siswa. Meskipun demikian, guru tidak lupa untuk selalu mengawasi para siswa selama kegiatan berlangsung.

Ambil Rapor Tengah Semester Sambil Manfaatkan Layanan Konselor Spemma

Ambil Rapor Tengah Semester Sambil Manfaatkan Layanan Konselor Spemma

March 28, 2022

Sabtu (26/3) halaman parkir di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) datang silih berganti motor dan mobil dari orang tua atau walimurid. Mereka bergantian memenuhi undangan sekolah untuk menerima laporan hasil belajar (rapor) tengah semester. Sebelum sampai di area lobby sekolah, para orang tua telah diwajibkan untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan mulai wajib memakai masker, mencuci tangan, hingga mengukur suhu.

Mulai pukul 8 pagi hingga menjelang pukul 12 siang secara bergantian orang tua atau wali murid Spemma secara bergantian datang sesuai jadwal pengambilan rapor yang telah dibagikan di tiap jenjang kelas. “Jadwal pengambilan rapor memang dibuat bergantian agar tidak terjadi pengumpulan orang tua atau wali murid dalam waktu yang bersamaan,“ kata Misbach Noeruddin, S.Si., M.M. selaku wakil kepala Spemma bagian kurikulum. Beliau menambahkan kegiatan rutin tiap tengah semester ini sangat tepat untuk menjalin komunikasi dan diskusi antara orang tua dan guru terkait perkembangan peserta didik di sekolah maupun di rumah.

 

“Assalamualaikum bapak dan ibu, apa kabarnya hari ini?” sapa hangat Ilmi Nur Hidayati, S.Hum. wali kelas VIII-B kepada pasangan bapak dan ibu dari peserta didik sambil duduk. Sesaat setelahnya ditunjukkan lembaran rapor yang telah disiapkan untuk ditunjukkan kepada orang tua. “Ibu, mengapa di kolom mata pelajaran ini nilai pelajarannya kok tidak ada ya bu? Tanya salah satu orang tua. Lalu wali kelas menjelaskan perihal tersebut kepada orang tua dengan detail berdasar laporan bapak atau ibu guru mata pelajaran terkait.

Dukungan peran orang tua bersama dengan pihak sekolah menjadi kunci keberhasilan kegiatan pembelajaran peserta didik baik di rumah maupun di sekolah. Pertanyaan mengenai nilai tugas mata pelajaran yang belum dikerjakan atau perilaku peserta didik di sekolah merupakan pertanyaan yang sering ditanyakan orang tua. Untuk hal itu, para orang tua atau wali murid dapat memanfaatkan layanan konselor Spemma untuk berkonsultasi tentang kondisi anaknya.

 

“Salah satu penyebab motivasi belajar peserta didik yang menurun dapat berasal dari kondisi pola asuh orang tua di rumah terhadap anak-anaknya,” terang Sumeru Tasianna, S.Pd. Guru Bimbingan dan Konseling Spemma yang akarab dipanggil bu Nana itu menjelaskan peserta didik usia SMP (13 – 15 tahun) memiliki salah satu karakteristik dalam perkembangan emosionalnya mengalami masa ambivalensi. Masa tersebut anak-anak memiliki kecenderungan kondisi antara keinginan bergaul lebih terbuka dengan teman-temannya atau menyendiri. Tak hanya itu, kecenderungan untuk terlepas dari dominasi dan peran orang tuanya pun mulai terlihat. Peserta didik mulai terlihat ingin bebas dari bantuan orang tua, peran atau hal-hal lain yang melibatkan orang tua mereka.

 

Peserta didik berusia SMP akan mengalami kecenderungan membandingkan antara norma dan etika secara konsep dengan kondisi praktik kenyataan yang dilakukan oleh orang dewasa. Hal ini sangat terlihat bagaimana peserta didik mulai menyaksikan dan memberi penilaian terhadap peristiwa yang terjadi di sekitarnya. Misalnya, perilaku orang tua yang dirasa ada hal yang tidak sejalan dengan konsep dan aturan pemikiran mereka, jangan heran bila terjadi banyak komplain terhadap hal-hal yang tidak sesuai.

Untuk mengatasi kondisi seperti itu, konselor Spemma yang juga memiliki dua anak tersebut menjelaskan orang tua harus menerapkan pola asuh dengan mengambil jarak yang tepat. Membebaskan dan membiarkan begitu saja dalam kondisi fitrah anak yang tidak siap tentu akan berdampak buruk bagi perkembangan psikologi selanjutnya. Ciptakan jarak yang proporsional sambil memastikan fitrah dasar dalam diri peserta didik dapat tumbuh dengan baik sehingga menjadi benteng perkembangan diri yang lebih efektif. “Langkah nyata mudah yang dapat diterapkan orang tua yaitu berperan teman bagi anak-anaknya. Dengan lebih banyak mendengar cerita anak-anaknya jauh lebih baik daripada memberikan perintah keras terhadap anak-anaknya,” saran konselor Spemma tersebut. Beliau menambahkan peran orang tua menjadi teman akan lebih mudah memberikan nasihat-nasihat positif bagi anak-anaknya termasuk nasihat motivasi belajar agar lebih tekun dan rajin dalam kegiatan pembelajaran baik di rumah maupun di sekolah.

Cerita Clarissa Peraih Medali Perunggu di Olimpiade Sains Ki Hajar Dewantara

Cerita Clarissa Peraih Medali Perunggu di Olimpiade Sains Ki Hajar Dewantara

March 16, 2022

Bagi sebagian besar siswa, pelajaran Sains seperti Biologi, Fisika, dan Kimia dianggap sebagai mata pelajaran yang susah untuk dipelajari. Namun hal itu tidak berlaku bagi Clarisa Naurah Sheryl. Pasalnya, siswa yang duduk di bangku kelas 8 SMP ini sangat tertarik dengan pelajaran IPA karena ia bercita-cita menjadi seorang ilmuwan.

Maka tak heran, jika beragam prestasi di bidang Sains kerap didapatkan Clarisa. Seperti mendapat medali emas di ajang Olimpiade Sains seluruh Indonesia tingkat nasional (Puskasnas), medali perunggu di ajang Khatulistiwa Cup 2 Olimpiade Biologi tingkat nasional.
 
Yang terbaru, Clarisa mendapatkan medali perunggu di ajang Olimpiade Sains Ki Hajar Dewantara tingkat nasional (Garuda Sains Indonesia).
 
"Sejak SD saya senang pelajaran IPA. Karena saya beranggapan, ilmu Sains sangat menarik dan banyak penemuan penting untuk kelangsungan umat manusia," kata Clarisa pada Basra, Rabu (16/3).
 
Clarisa menuturkan, jika ia memang kerap mengikuti lomba untuk menambah pengetahuan dan pengalamannya. "Selain itu sebagai motivasi untuk belajar agar lebih giat lagi," tuturnya.
 
Dalam lomba yang ia ikuti terakhir, Clarisa menjelaskan, lomba dilakukan secara daring karena kondisi masih pandemi. Dimana, ia harus mengisi sekitar 30 soal secara daring sebelum dinyatakan sebagai pemenang.
 
Meski demikian, Clarisa mengaku jika ada beberapa soal yang belum ia pahami. "Biasanya, saya lebih banyak lagi membaca buku-buku Sains, lalu pihak sekolah juga memberikan kesempatan untuk bertanya terkait soal yang belum saya pahami," ucap siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya ini.
 
Ketika ditanya lebih lanjut terkait mata pelajaran yang ia sukai, Clarisa mengungkapkan, jika ia lebih menyukai pelajaran Biologi dan Fisika.
 
Menurutnya, pelajaran Biologi adalah pelajaran yang menyenangkan, karena dri dulu ia suka pelajaran ipa yang banyak membahas tentang makhluk hidup.
 
"Kalau pelajaran Fisika itu lebih mudah karena sudah ada rumusnya, jadi memudahkan saya untuk belajar dan ilmu Fisika banyak menyingkap misteri di alam yang dapat untuk mengembangkan teknologi," ungkapnya.
 
Ke depan, Clarisa akan lebih rajin belajar dan tetap mengikuti lomba Sains untuk menambah ilmu pengetahuan dan bisa mewujudkan cita-citanya sebagai salah satu ilmuwan yang dapat memberikan manfaat bagi umat manusia.
 
Tak lupa, ia juga berpesan kepada teman-teman seusianya untuk belajar lebih giat dan menambah oengalaman di luar sekolah.
 
"Jangan takut untuk memulai mengikuti lomba-lomba semacam olimpiade. Karena itu bisa menambah pengetahuan dan pengalaman kita untuk masa depan," pungkasnya.
32 Siswa Spemma Ikuti Munaqasyah, Siap Jadi Generasi Penghafal Al-Quran

32 Siswa Spemma Ikuti Munaqasyah, Siap Jadi Generasi Penghafal Al-Quran

March 13, 2022

Sebanyak 32 siswa SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya mengikuti ujian Munaqasyah pada sabtu (12/3/2022). Ujian Munaqasyah ini dilaksanakan di gedung lantai 4 Spemma dengan menghadirkan dua munaqisy (penguji) dari Lembaga Citra Anak Shaleh Cabang Surabaya.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX yang sudah siap untuk diuji hafalan Al-Qurannya. Siswa yang sudah melakukan hafalannya di juz 30 wajib mengikuti ujian munaqasyah. Tidak hanya juz 30, dalam munaqasyah ini juga menguji siswa yang sudah hafal juz 1, juz 29 dan juz 28.

 

Materi penilaian yang diiujikan dalam munaqasyah meliputi fashohah, tajwid, hafalan, dan suara/lagu. Sedangkan tiga sistem yang digunakan dalam munaqasyah meliputi sambung ayat, sambung surah, dan tebak nama surah.

 

“Alhamdulillah, dalam munaqasyah kali ini anak-anak sudah melakukan yang terbaik. Rata-rata siswa sudah lancar dalam hafalannya. Tingkat kelancaran di atas 70% dan mayoritas siswa yang bacaannya sudah bagus di juz 30,” jelas Ustadz H. Ainur Huda selaku penguji.

Kali kedua dalam sejarah, Spemma menyelenggarakan ujian munaqasyah yang didukung oleh program unggulan kelas tahfidz. Siswa-siswi yang bergabung dalam kelas tahfidz memiliki jadwal rutin setiap Senin hingga Jumat melakukan halaqah (kegiatan rutin) menambah hafalan surah sebelum pelajaran dimulai.

 

Ryan Alif sebagai pembina anak-anak dalam menghafal Al-Quran menjelaskan bahwa tidak hanya setiap hari sebelum pelajaran dimulai melakukan halaqah. Namun di luar jam pembelajaran sekolah, Ryan sangat terbuka bagi siswa-siswi yang ingin melakukan halaqah dan biasanya dilakukan setelah magrib dengan mengirim video atau melalui video call.

 

“Tentunya saya sangat senang jika anak-anak antusias dalam menghafal Al-Quran. Maka dari itu saya selalu terbuka jika anak-anak ingin menghafal dengan saya di luar jam pelajaran,” tuturnya.

 

Siswa yang dinyatakan lulus mengikuti ujian Munaqasyah ini akan mendapat syahadah (ijazah tahfidz), sedangkan siswa yang belum lulus akan mengulang lagi di waktu yang telah ditentukan sekolah. Syahadah tersebut dikeluarkan langsung dari Lembaga Citra Anak Shaleh Cabang Surabaya.

 

Sementara itu, Direktur Program Unggulan Kelas Tahfidz Khusnun Ni’am berharap dengan adanya kelas unggulan tahfidz, anak-anak tidak hanya hafal Al-Quran. Namun anak-anak bisa menjadi penghafal Al-Quran sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Tentu harapan saya untuk anak-anak ini mereka dapat menjadi penghafal Al-Quran supaya dalam kesehariannya mereka mampu menerapkan nilai-nilai yang sudah tertulis dalam Al-Quran. Sehingga anak-anak mendapatkan keberkahan dalam kesehariannya serta dapat memberikan mahkota untuk kedua orang tuanya di akhirat nanti,” jelasnya.

 

“Tentu bagi setiap muslim yang memiliki pandangan bahwa Al-Quran adalah pegangan hidup. Maka di Spemma ini tempat yang tepat untuk membimbing anak-anak dalam menghafal Al-Quran serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya. (Ida Ayu Mayangsari/AS)

 

Tari Pudak Spemma Meriahkan Pameran Sekolah Islam

Tari Pudak Spemma Meriahkan Pameran Sekolah Islam

February 12, 2022

Pameran Sekolah Islam Unggulan (PSIU) dimeriahkan dengan penampilaan SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya yang mengangkat budaya lokal Gresik Jawa Timur.

 

Salah satunya yakni menampilkan tari pudak. Acara yang dipandu Ustad Miftakhur Choir dan Ustadah Ida Ayu mendapat respon pengunjung.

 

Hj Irawati, pengunjung pameran mengatakan, dia berencana mendaftarkan anaknya ke Spemma. Siang itu anaknya perempuan juga ikut.

 

“Kok pas kebetulan anak saya suka nari. Jadi waktu lihat pentas tarian pudak, anak saya senang,” ujarnya, Sabtu (12/2/2022).

 

Ustad Choir mengaku bahwa Spemma selalu melestarikan tari tarian tradisional. Seperti halnya siang itu, Riska, siswi Spemma juga ikut tampil menari Tari Pudak.

“Selain melestarikan budaya, agama, tapi juga berwawasan global dengan adanya kelas internasional. Dimana siswa sehari-hari menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia,” ungkapnya.

 

Tak hanya tarian saja, Spemma juga menampilkan seni musikalisasi puisi, seni bela diri dan musik.

 

Seperti diketahui bahwa PSIU ini diikuti 41 sekolah Islam se-Jawa Timur. Selama sepekan, sejak 8-13 Februari 2022, pameran sekolah ini juga menawarkan konsep pendidikan Islam dan promo menarik.

 

Spemma misalnya, memberikan voucher pendidikan Rp 800 ribu, diskon 20 persen dan potongan untuk dana pembangunan. 

Melatih Menulis Sejak Dini, Spemma Mengadakan Pelatihan Penulisan Karya Sastra

Melatih Menulis Sejak Dini, Spemma Mengadakan Pelatihan Penulisan Karya Sastra

January 22, 2022

Siswa SMP Muhammdiyah 5 pucang Surabaya di ajak menulis cerpen saat kegiatan penulisan karya sastra yang di ikuti oleh 22 siswa. Rata-rata peserta yang mengikuti pelatihan tersebut ialah siswa siswi Spemma mulai dari kelas 7 dan 8.

 

Pelatihan ini diselenggarakan di gedung Spemma lantai 4.

 

kegiatan ini dilakukan dikarenakan untuk menanamkan minat menulis siswa sejak dini.

 

“Pelatihan penulisan karya sastra ini dilakukan untuk melatih siswa untuk menulis sejak dini, sebab pengalaman menulis itu sangat bermanfaat sampai kalian kuliah nanti. Bahkan ketika kalian menulis akan menjadi bagian dari sejarah penoreh dari sejarah” Tutur Miftakul Khoir Kepala Humas Spemma.

 

Tidak hanya itu kegiatan penulisan cerpen ini nanti siswa di ajak untuk menerbitkan 1 buku, berupa buku cerita pendek.

Nathania peserta pelatihan karya sastra menuturkan “Saya sangat bangga mengikuti pelatihan ini karena akhirnya saya punya pengalaman lagi dibidang penulisan sastra, apalagi kalau materi yang diberikan tentang penulisan cerpen.” Ujarnya

Siswa SMP di Surabaya Berbagi Pengalaman Sekolah Daring dengan Siswa di Thailand

Siswa SMP di Surabaya Berbagi Pengalaman Sekolah Daring dengan Siswa di Thailand

January 21, 2022

SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya kembali menyelanggarakan Online Student Conference bertema "My Country, My Town and COVID-19 Situation".

Kegiatan tahunan ini merupakan kegiatan pertukaran pelajar antara Spemma Surabaya dan Pluak Daeng Pittayakom School, Thailand yang dilakukan secara daring karena pandemi COVID-19 belum usai.

Ika Puspa Arianti selaku penanggung jawab program mengatakan, jika kegiatan pertukaran pelajar yang telah berlangsung selama 9 tahun ini bertujuan agar para siswa bisa saling mengenal kebudayaan dari masing-masing negara.

"Biasanya kami langsung datang ke sana, berhubung lagi situasi pandemu jadi kita lakukan secara online. Karena ini memang program tahunan kita yang bekerjasama dengan sekolah di Thailand dan Korea," kata Ika pada Basra, Jumat (21/1).

Ika mengungkapkan, dalam kegiatan kali ini siswa Thailand bisa mengenal budaya Indonesia, khususnya Kota Surabaya, kemudian bagaimana situasi dan kondisi setelah terkena dampak pandemi, dan sebaliknya.

"Yang jelas kita memberikan pemahaman, oh kalau kita selama pandemi ini online terus sampai sampai 2 tahun. Ternyata mereka juga sama. Lalu mereka juga menceritakan kalau Thailand itu ternyata kotanya kecil, lebih kecil dari Surabaya. Jadi simpel-simpel yang dijelaskan," ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Ika berharap para siswa bisa mengenal budaya lain dan memperlancar Bahasa Inggris mereka. "Semoga hubungan kami ini terus berlanjut, meskipun ini masih online. Mungkin kalau keadaan sudah membaik, kami akan kembali melakukan hal tersebut (tatap muka)," pungkasnya.

Sementara itu, Nathania Aurellia salah satu siswa yang bergabung dalam kegiatan ini mengaku senang karena bisa bertukar pengalaman dengan siswa Thailand terkait proses pembelajaran selama pandemi.

"Jadi tadi pelajar Thailand cerita jika selama pandmei mereka juga belajar secara online menggunakan Google classroom. Sedangkan kita siswa Spemma menggunakan Microsoft Point dan zoom. Seru gitu bisa bertukar cerita," kata siswa kelas 8 ini.

Bahkan ke depan, Thania berharap bisa datang langsung ke Thailand untuk mengenal budaya yang ada di sana.

"Saya mendapat banyak ilmu mengenai negara lain terutama Thailand, tentang bagaimana Thailand menghadapi pandemi dan bagaimana budaya-budaya di sana yang mungkin akan bermanfaat bagi saya untuk ke depannya. Suatu saat pasti inginnya ke sana juga untuk menambah ilmu," pungkasnya.

Mengenal Kevina, Peraih Lomba Tartil Qur'an Nasional dan Jago Pidato Bahasa Arab

Mengenal Kevina, Peraih Lomba Tartil Qur'an Nasional dan Jago Pidato Bahasa Arab

January 18, 2022

Menjadi seorang hafidzah (penghafal Al-Qur'an) merupakan impian Kevina Atalie sejak duduk dibangku sekolah dasar (SD). Untuk mewujudkan impian tersebut, berbagai cara dilakukan Kevina agar impiannya bisa terwujud.

Mulai dari berlatih hafalan Al-Qur'an, belajar Bahasa Arab, hingga mengikuti berbagai perlombaan untuk mengasah kemampuannya.
 
Bahkan, remaja 13 tahun ini baru saja berhasil meraih juara 1 Lomba Tartil Qur'an Festival Kalam Ilahi se-Indonesia yang diadakan oleh Ainul Jadid TV. Selain itu, Kevina juga berhasil menyabet juara 3 Lomba Pidato Bahasa Arab dalam Kompetisi Muhammadiyah Award 2021 Tingkat Nasional se-Indonesia.
 
"Sejak SD saya memang ingin menjadi seorang hafidzah. Karena Al-Qur'an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam," kata Kevina pada Basra, Senin (17/1).

Kevina menuturkan, jika ia mulai menghafal Al-Qur'an sejak duduk di bangku kelas 5 SD. Saat ini, ia telah menghafal 4 juz Al-Qur'an (juz 30, 29, 28, dan 1). Dalam seminggu, biasanya Kevina berlatih empat hari dengan durasi waktu 1 jam setiap harinya.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait kendala yang dialami, siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya ini mengungkapkan jika mengatur nafas dan mengontrol suara menjadi salah satu kendalanya. Selain itu, dalam membaca Al-Qur'an ia juga harus memerhatikan tajwid, gharib, dan makhrajnya.
 
"Untuk mengatasi kendala tersebut tentunya dengan banyak bertanya dan selalu berlatih. Karena semakin banyak kita berlatih akan semakin terbiasa dan lancar. Lalu tetap semangat dan dalam melakukan segala sesuatu dibuat menyenangkan, dilakukan dengan ikhlas agar tidak jadi beban. Selain itu support dari orang tua juga sangat penting," ungkapnya.
 
Ke depan, Kevina akan terus berlatih lebih giat agar mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dari sebelumnya, hingga bisa mewujudkan cita-citanya.
 
"Tentunya merasa bangga dan sangat bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Dan pastinya semakin bersemangat untuk mengasah kemampuan membaca Al-Qur'an," pungkasnya.
 
 
Kedatangan Rombongan Tamu dari Yogyakarta, Ini Harapan Kepala Spemma

Kedatangan Rombongan Tamu dari Yogyakarta, Ini Harapan Kepala Spemma

January 17, 2022

Dua rombongan bus dari Yogyakarta hadir di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma), Sabtu (15/01). Sebanyak 70 orang dalam rombongan bus tengah mengadakan kunjungan dan silaturahmi.

 

Rombongan ini terdiri atas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jogjakarta, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wirobrajang, BKS SMP/MTS Muhammadiyah Jogjakarta, serta kepala SMP Muhammadiyah 3 Jogjakarta.

 

Sebelum berkunjung ke Spemma, para rombongan dibentuk beberapa kelompok yang masing-masing berkunjung ke SD Muhammadiyah 4, SMP Muhammadiyah 5, dan SMA Muhammadiyah 2.

 

Spemma mendapat kunjungan dari Kepala SMP Muhammadiyah 3 Yogjakarta Heriyanti dan guru yang lain. Ada pula Ketua Majelis Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wirobrajang Aris Tohirin MPdI.

Dalam sambutannya, Aris menyampaikan niatnya dalam kunjungan saat itu.

 

“Kami ingin mengeksplorasi apa yang ada di SMP Muhammadiyah 5 ini. Bagaimana sekolah ini bisa menjadi sebesar dan sehebat ini. Bisa dikatakan kami juga ingin melakukan studi banding,” ujarnya.

 

Dalam studu banding yang bertema “Meneguhkan dan membangun Sekolah Muhammadiyah Berkemajuan” ini, para kepala urusan Spemma telah menyiapkan beberapa perangkat untuk dipaparkan ketika pelaksanaan dialog terbuka.

 

Kepala Spemma Alim menuturkan harapannya kepada para rombongan supaya dapat memberikan informasi dan berbagi cerita dalam pengembangan sekolah Muhammadiyah di era digital ini.

 

“Kami berharap dapat membantu dan saling bertukar informasi dalam membangun sekolah Islam yang tepat untuk anak-anak di masa ini. Semoga apa yang telah didapat oleh para tamu rombongan, bisa membuahkan hasil yang baik untuk kami semua,” jelasnya.

Pelantikan Pengurus IPM Spemma Masa Bakti 2021-2022, Inilah Orasi Keren Ketua yang Baru tentang Tantangan Pelajar

Pelantikan Pengurus IPM Spemma Masa Bakti 2021-2022, Inilah Orasi Keren Ketua yang Baru tentang Tantangan Pelajar

December 23, 2021

Setelah melewati beberapa tes dan pemilihan calon pengurus IPM SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya masa bakti 2021-2022, pelantikan pun diselenggarakan pada Sabtu (11/21). Sebanyak 21 pengurus IPM telah dilantik serta siap menerima amanah baru dari sekolah.

Pelantikan kepengurusan IPM masa bakti 2021-2022 yang bertempat di Lab komputer Spemma lantai 2 berjalan dengan lancar dan khidmat. Mereka dilantik langsung oleh kepala sekolah serta pembina IPM Spemma.

 

Adapun yang terpilih menjadi ketua IPM Spemma masa bakti 2021-2022 adalah Nathania Aurellia Maharani kelas VIII G. Dia mengaku sangat bersyukur dan mengucap terima kasih atas kepercayaan teman-teman yang sudah memilihnya untuk menjadi ketua IPM Spemma masa bakti 2021-2022.

 

“Izinkan saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Kepala Sekolah, Bapak Ibu Guru, Ibu Pembina IPM, teman-teman siswa/siswi spemma yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi Ketua IPM smp muhammadiyah 5 surabaya periode 2021-2022” ujar siswi alumni SD Muhammadiyah 4 ini.

“Kepercayaan yang mulia ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya bersama pengurus IPM yang baru sebagai wujud amanah, sebagai wujud proses pembelajaran yang baik untuk kami manfaatkan semaksimal mungkin. Tentu, kami masih membutuhkan arahan, bimbingan dari pembina IPM dan Bapak/Ibu guru semua” lanjutnya.

 

Orasi yang disampaikan oleh Nathania untuk seluruh pelajar Muhammadiyah tidak kalah keren. Dia menyampaikan pada zaman ini, manusia dihadapkan pada zona yang terbagi pada kerangka kehidupan. Di antaranya fakta, tantangan, serta jawaban.

 

“Faktanya, saat ini kita hidup di era revolusi industri 4.0, era yang ditandai dengan proses digitalisasi, internet of things, dan semua yang serbacepat. Kemajuan teknologi memberikan tantangan kepada kita sebagai generasi penerus. Tantangan tersebut tentu akan kuat mengarahkan kita pada sisi bergaul, sosial, dan sebagainya” jelas siswi program kelas internasional ini.

 

Baginya, jawaban dari semua itu memiliki beberapa langkah. Pertama memperkuat keimanan dan ketakwaan, kedua penguasaan ilmu pengetahuan teknologi, dan ketiga mencintai Al-Quran dan yang terakhir memperkuat kerja tim.

 

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Drs H. Alim MPdI menuturkan beberapa amanat kepada para pengurus IPM masa bakti 2021-2022 untuk terus belajar dari kesalahan. Tidak lupa selalu menyertakan Allah dalam setiap pekerjaan yang telah diamanahkan oleh sekolah, supaya apa yang dikerjakan akan selalu bernilai ibadah serta mendapat keberkahan dari Allah swt.

 

Selamat kepada kepengurusan IPM Spemma masa bakti 2021-2022! 

Rayakan Hari Guru, Siswa di Surabaya Beri Kado Istimewa ke Kantor PGRI

Rayakan Hari Guru, Siswa di Surabaya Beri Kado Istimewa ke Kantor PGRI

November 26, 2021

Hari guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November. Untuk merayakannya, sejumlah siswa dari SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) mempunyai cara tersendiri.

Salah satunya yakni dengan mendatangi kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Surabaya untuk memberikan kado istimewa.
 
Kado istimewa itu berupa sapu lidi dan kue tart. Sapu lidi adalah simbol harapan agar semua guru bisa bersatu. Juga persatuan antara siswa dan guru.
 
Uniknya, di dalam sapu lidi juga disisipkan lembaran ucapan selamat Hari Guru dan harapan figur guru yang diidamkan siswa Spemma.
 
"Seorang guru adalah pahlawan yang telah membimbing kita, mencerdaskan kita agar kita enggak bodoh. Di hari ini, semoga para guru sehat selalu, dan dapat mengantarkan para siswanya menuju kesuksesan," kata Nayla Cinta salah satu siswa pada Basra, Kamis (25/11).
Hal senada diungkapkan Alim Nur Shodiq selaku Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Alim menuturkan, di Hari Guru ini ia sengaja mengajak enam siswa yang tergabung dalam OSIS IPM (Ikatan Pemuda Muhammadiyah) untuk bersilaturahim kepada para guru di Kantor PGRI.
 
 
Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk menumbuhkan pendidikan karakter siswa saat di luar sekolah.
 
"Akhir-akhir ini kan banyak anak-anak yanh sopan santunnya kepada orang tua masih kurang. Padahal itu perintah agama berbakti kepada orang tua itu sangat dianjurkan. Apalagi guru ini adalah orang tua kedua di sekolah," ucapnya.
 
Semantara itu, Agnes Warsiati Ketua PGRI Kota Surabaya mengaku senang atas kejutan yang diberikan oleh para siswa. Bahkan, ia mengungkapkan, jika hal ini merupakan yang pertama.
 
"Selama ini kalau kita merayakan hari ulang tahun PGRI baru pertama ini kami didatangi anak-anak. Saya terharu dan bangga. Karena masih ada anak-anak kita yang begitu peduli. Inilah pendidikan karakter yang semestinya memang tidak harus ada di kelas aja tapi implementasinya seperti ini," ungkap Agnes.
 
 
Agnes pun berharap, ke depan para siswa bisa lebih peduli dan menghormati para guru. "Kami berharap ke depan anak-anak kita menjadi anak-anak yang peduli kepada orang tua dan para pendidiknya. Ini adalah sesuatu yang luar biasa bagi kami," pungkasnya.
LDKS Pertama Kali secara Luring, Siswa Spemma Sambut dengan Antusias Tinggi

LDKS Pertama Kali secara Luring, Siswa Spemma Sambut dengan Antusias Tinggi

November 17, 2021

Selama 1,5 tahun terakhir mengadakan kegiatan sekolah secara daring, kini SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) pertama kali memperbolehkan siswa datang ke sekolah untuk mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan LDKS ini diikuti 135 siswa dari kelas VII dan VIII. Perinciannya, 90 siswa mengikuti LDKS secara luring (tatap muka) dan 45 siswa mengikuti secara daring.

Kegiatan ini disambut antusias tinggi oleh para siswa yang sudah merindukan pembelajaran tatap muka (PTM). LDKS ini dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu dan Ahad (13-14 November 2021) di mushala lantai 2 Spemma.

Dalam sambutannya, ketua pelaksana Nilamsari menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme para siswa untuk mengikuti LDKS yang membeludak.

“Alhamdulillah, di luar dugaan peserta LDKS ini melebihi kuota yang sudah ditentukan. Awalnya kami hanya membuka hingga 100 peserta, namun antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan LDKS menjadi 130 peserta,” ujarnya.

Adapun tema yang diangkat dari kegiatan LDKS masa bakti 2021-2022 ini ialah “We are the Leaders”, yang memiliki arti “Kami adalah Pemimpin”. Dalam kegiatan ini, disampaikan tiga materi mengenai kepemimpinan, yaitu leadership (kepemimpinan) yang disampaikan oleh Ustadz Munahar, SHI. Materi kedua adalah public speaking (berbicara di publik) yang disampaikan oleh Ustadz Dr Choirul Mahfud MIP. Materi terakhir tentang problem solving (pemecahan masalah) disampaikan oleh Ustadz Misbach Noehruddin SSi MM selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Alim berharap, peserta LDKS mampu mengimplementasikan ilmu tentang kepemimpinan di masa yang akan datang. Supaya para peserta menjadi sosok yang bisa memberikan solusi yang terbaik untuk dirinya dan orang sekitar.

“Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah. Diperlukan banyak pelajaran yang harus kita terima. Memimpin diri sendiri untuk menjalankan tanggung jawabnya adalah tugas utama dari setiap pribadi. Namun, menjadi pemimpin untuk banyak manusia akan menjadikan kita pribadi yang bermanfaat untuk sekitar,” jelas Alim. (Mayangsari/AS)

Prinsip Ekonomi Syariah, Umat Islam Sejahtera Lahir Batin

Prinsip Ekonomi Syariah, Umat Islam Sejahtera Lahir Batin

October 27, 2021

Menggandeng Bank Muamalat, Sabtu (23/10/2021) SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) mengadakan seminar daring (webinar) yang bertajuk ‘Mengenalkan Ekonomi Syariah di dalam Keluarga’. Webinar ini menghadirkan pembicara Head of Client Relationship Management Yudi Krisdianto SEI.

Dimulai dari pemaparan tentang Bank Muamalat yang menjalankan relasinya dengan beberapa kampus untuk mengenalkan terkait ekonomi syariah. Lalu, beberapa instansi yang telah melakukan MoU (memorandum of understanding) dengan Bank Muamalat. Termasuk Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah melakukan kerja sama dengan Bank Muamalat yang salah satunya terkait pengembangan SDM.

Pemaparan selanjutnya ialah mengenai dasar ekonomi Islam. Hal itu yang dijelaskan secara terperinci oleh Yudi. Kepala manajer hubungan klien ini menjelaskan bahwa perhatian utama terhadap ekonomi Islam adalah meningkatkan kesejahteraan umat Islam dalam pengelolaan ekonomi.

“Perhatian utama terhadap ekonomi Islam adalah berupaya menjadikan manusia untuk meningkatkan kesejahteraan material (dunia) sekaligus akan meningkatkan kesejahteraan spiritual. Harus seimbang antara material secara duniawi dan spiritual, maka diperlukan moralitas secara ekonomi,” jelas Yudi.

Dalam mengelola ekonomi, ruang lingkup yang paling kecil ialah ekonomi keluarga dan ruang lingkup terbesar adalah negara. Maka dari itu, kata dia, webinar ini bertujuan supaya para peserta mampu mengelola ekonomi keluarga dengan baik.

Yudi menjelaskan, poin terbesar yang didapatkan dalam webinar parenting ini merupakan kesejahteraan lahir dan batin. Maka, diperlukan ilmu yang bermanfaat untuk mengelola ekonomi dari sudut pandang Islam. Sehingga dapat mampu meraih kesejahteraan dunia dan akhirat.

Sementara itu, Kepala Spemma Drs H Alim MPdI dalam sambutannya berharap agar semua yang mengikuti webinar ini dapat menerapkan apa yang telah disampaikan oleh pemateri. Ilmu tentang ekonomi syariah yang sesuai dengan Islam dan aturannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan dengan kita menggunakan aturan Islam, semuanya yang kita gunakan dan kita manfaatkan menjadikan berkah dari Allah swt. Untuk itu, saya berharap peserta webinar dapat mengikuti materi ini dan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk diri sendiri, keluarga, dan orang sekitar,” ucap Alim. (Ida Ayu Mayangsari/AS)

ANBK saat Pandemi, Siswa Spemma Bawa Laptop Masing-Masing

ANBK saat Pandemi, Siswa Spemma Bawa Laptop Masing-Masing

October 10, 2021

  SMP Muhammadiyah 5 Surabaya melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sekolah yang lazim disebut Spemma tersebut. Kegiatan yang dilakukan di laboratorium komputer ini berjalan selama dua hari, yaitu Rabu-Kamis (6-7/10/2021).

 

ANBK ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas VIII yang ditunjuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejumlah 45 siswa dari total 230 siswa. Adapun asesmen ini berlangsung dalam dua sesi setiap hari. Sesi pertama pukul 07.30-09.30 dan sesi kedua pukul 10.30-12.30.

 

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak diawasi oleh pengawas ujian dan didampingi teknisi sekolah. Tujuannya, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat ANBK berlangsung. Dilaksanakan pada saat pandemi, para siswa yang mengikuti ANBK diwajibkan untuk membawa laptop masing-masing guna keselamatan pribadi.

 

Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan dalam ANBK adalah numerasi serta literasi. Salah satu siswa kelas VIII yang mengikuti ANBK, Quinni Aqila Shabrinisa, mengatakan bahwa soal yang diujikan cukup mudah baginya.

“Soal yang diujikan lumayan dan mudah dikerjakan. Selama kegiatan ANBK juga tidak ada kendala dalam pelaksanaannya dan lancar,” ujar siswi yang duduk di kelas VIII-B itu.

 

Kepala Spemma Drs H Alim MPdI menuturkan, sekolahnya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk kegiatan ANBK ini. Mulai penambahan kecepatan internet, lab komputer yang harus diatur sesuai protokol Kesehatan di masa pandemi, hingga cadangan laptop dan komputer yang telah disiapkan sekolah.

 

Alim menyampaikan rasa syukur atas terselenggarakannya ANBK tahun ini. “Alhamdulillah untuk kegiatan ANBK yang kali pertama kita selenggarakan berjalan lancar,” ujarnya.

 

“Tidak ada gangguan teknis pada komputer dan laptop yang digunakan anak-anak. Pun tidak ada kendala pada jaringan internet karena kami sudah mempersiapkan bekal untuk kegiatan ANBK yang jatuh pada Rabu ini (6/10/2021),” tandasnya

 

Spemma Kembali Galakkan Qumil Lail secara Daring dan Bergiliran

Spemma Kembali Galakkan Qumil Lail secara Daring dan Bergiliran

September 15, 2021

Setelah tahun lalu vakum, Spemma (SMP Muhammadiyah 5 Surabaya) kembali menggalakkan Qumil Lail. Kegiatan shalat malam yang dirancang khusus oleh tim Ismuba (singkatan dari Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) Spemma digelar setiap satu tahun sekali.

 

Kegiatan Qumil Lail diikuti oleh seluruh siswa serta wali murid, guru, dan karyawan Spemma tiap Sabtu pada September 2021. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai tanggal 4 September 2021 yang diikuti oleh siswa kelas 7, tanggal 11 September 2021 diikuti oleh siswa kelas 8, dan yang terakhir tanggal 18 September yang diikuti oleh siswa kelas 9.

 

“Kegiatan Qumil Lail salah satu kegiatan utama yang biasanya dilakukan tatap muka di sekolah. Namun, dengan kondisi yang tidak memungkinkan seperti ini, kami mengemasnya dengan sedikit berbeda. Kegiatan ini dikemas dengan konsep daring,” kata Masduki SPd, ketua pelaksana kegiatan.

 

Aktivitas selama kegiatan Qumil Lail ialah membaca bacaan shalat (sesuai bacaan yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah), tadarus, dialog interaktif, dan yang terakhir shalat malam yang dilakukan secara berjamaah.

Menurut Masduki, para siswa diharapkan melaksanakan ibadah shalat malam berjamaah dengan orang tua. Ini guna merekatkan hubungan anak dan orang tua sehingga dapat menjadi keluarga yang dirindu surga, sesuai tema dalam kegiatan Qumil Lail kali ini.

Masduki mengatakan, kegiatan yang biasanya mendatangkan anak-anak ke sekolah dialihkan dengan bantuan meeting room by Zoom. Tidak hanya itu, kegiatan ini mendatangkan para kader Muhammadiyah yang telah dikenal oleh masyarakat Muhammadiyah di Surabaya.

 

“Kita mengundang kader Muhammadiyah sebagai pemateri dalam dialog interaktif yang menjadi salah satu inti acara dalam kegiatan Qumil Lail. Dengan itu anak-anak akan mengetahui banyak hal mengenai bagaimana menjadikan suatu keluarga yang dirindu surga,” tambah Masduki.

 

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Drs H. Alim MPdi berharap, dengan adanya kegiatan ini, anak-anak menjadi lebih sering melakukan kegiatan shalat malam di rumah bersama keluarga.

 

“Seperti pada tema, keluarga yang dirindu surga, ialah keluarga yang mengajak keluarganya melakukan kebaikan bersama-sama dan salah satunya shalat malam. Kami berharap anak-anak dapat mengamalkan secara kontinu,” ujar Alim. (Ida Ayu Mayangsari/AS)

 

 

Simulasi Hybrid Learning Spemma Dipantau Langsung Diknas Kota Surabaya

Simulasi Hybrid Learning Spemma Dipantau Langsung Diknas Kota Surabaya

September 8, 2021

Pengawas SMP wilayah Surabaya Timur Sugeng Joko Warsito MPd bersama petugas Puskesmas Ngagel Surabaya Fonnyta H. SKM meninjau langsung pelaksanaan asesmen simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma), Rabu pagi (8/9/2021)

 

PTM di Spemma dikemas khusus dalam program pembelajaran inovatif dan canggih dengan diberi nama “Hybrid Learing”. Model ini menggabungkan pembelajaran daring (online) dan luring (offline) yang berlangsung secara live.

 

“Hybrid Learning mengutamakan pembelajaran offline, tapi bisa diikuti secara online dari rumah menggunakan aplikasi Teams,” ungkap Drs Alim MPd, kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

Alim melanjutkan, demi pelaksanaan Hybrid Learning, dipersiapkan empat peralatan berteknologi canggih. Pertama, kamera khusus menghadap papan tulis. Kedua, kamera yang bisa mengikuti pergerakan guru. Ketiga, Mic + Speaker yang bisa memfasiliasi interaksi komunikasi di kelas dan di rumah. Keempat, LCD Monitor + proyektor yang bisa menampilkan video siswa di rumah.

 

“Kamera untuk papan tulis memiliki wide angle dan ketajaman gambar dan tulisan. Sedangkan kamera yang mengikuti guru berjenis kamera PTZ bermodul gerak hingga 320 derajat. Juga terdapat mic + speaker yang peka suara beradius 4 meter dan langsung masuk ke sistem Teams. Kami sediakan monitor LCD sekaligus proyektor untuk menampilkan siswa online yang bergabung mengikuti pembelajaran,” terang Alim.

 

Hybrid Learning asesmen simulasinya dimulai Rabu (8/9/2021) di dua ruang kelas masing-masing diikuti 25 persen siswa kelas 9. Terbagi atas kelas 9 E-F untuk Senin dan Rabu, Selasa dan Kamis untuk kelas 9 A-B, Selasa-Jum’at untuk kelas 9 C-D.

 

Rencananya, kata Alim, seluruh proses pembelajaran dari datang hingga pulang akan dilaporkan langsung ke diknas kota Surabaya untuk dinilai sekaligus dievaluasi.

 

Setelah asesmen simulasi, jika di-ACC diknas, Hybrid Learning dilaksanakan untuk seluruh siswa kelas 9 sebanyak 7 kelas bergantian. Sebulan berikutnya ditambahkan kelas 8 sebanyak 8 kelas. Sebulan selanjutnya ditambahkan kelas 7 sebanyak 7 kelas.

 

“Sesuai prosedur, sebelum memasukkan siswa tetap didahului polling kepada wali murid, apakah mengizinkan putra-putrinya masuk sekolah mengikuti PTM,” tegas Alim.

 

Saat meninjau asesmen simulasi Hybrid Learning Spemma turut disaksikan perwakilan wali murid yang tergabung dalam Ikwan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

 

“Kami sangat mendukung dan apresitif atas inovasi dan terobosan Spemma untuk penyelenggaran pendidikan yang modern dan aman di masa pandemic,” kata Agus Setiono, perwakilan Ikwam.

Lantik Pengurus Baru, Ikwam Spemma Siap Jadi Jembatan Aspirasi Wali Murid

Lantik Pengurus Baru, Ikwam Spemma Siap Jadi Jembatan Aspirasi Wali Murid

August 31, 2021

 

KLIKMU.CO

Beranda SekolahMu

SekolahMu

Lantik Pengurus Baru, Ikwam Spemma Siap Jadi Jembatan Aspirasi Wali Murid

Penulis Diunggah: Achmadsan -Agustus 31, 20210123

 

Drs H Alim MPdi membacakan Surat Keputusan (SK) pengurus Ikwam Spemma Periode 2021-2023. (Tangkapan layar Mayangsari/KLIKMU.CO)

 

KLIKMU.CO – SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) sukses menggelar pelantikan pengurus baru Ikatan Wali Murid (Ikwam) Spemma periode 2021 – 2023, Sabtu (28/8/2021). Pelantikan yang digelar secara daring itu dihadiri oleh calon IKWAM periode baru dan sebagian pengurus IKWAM periode 2019-2021.

 

Ikwam merupakan suatu jembatan bagi wali murid dalam menyampaikan aspirasi untuk sekolah. Peranan wali murid sangat penting bagi sekolah, dengan adanya IKWAM, sekolah dapat dengan mudah mendengarkan segala kritik dan saran yang disampaikan oleh para wali murid.

 

Pengurus Ikwam periode 2021-2023 ialah Agus Setiono, S.H sebagai Ketua Ikwam, Edwin Sjarif sebagai Wakil Ketua I, Minang Hendra sebagai Wakil Ketua II, Desi Chiswadani sebagai Sekretaris, Giyono SE sebagai Wakil Sekretaris, Maya Dwi Herlina sebagai Bendahara I dan Asmiatin, A.Md sebagai Bendahara II.

 

Pelantikan IKWAM periode 2021-2023 ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel, Bapak Ahmad Zaini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan kepada Ikwam periode baru untuk dapat membuat Spemma lebih besar dan semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia.

 

 

“Saya ucapkan kepada pengurus Ikwam periode baru dalam mengemban amanah yang diberikan Spemma serta semoga dicatat menjadi amal baik oleh Allah SWT. Mohon Kerjasama yang baik dan harmonis, agar ke depannya Spemma menjadi lebih baik dan lebih besar,” kata Ahmad Zaini.

 

Tidak hanya itu, dalam sambutannya sebagai ketua tim inovasi pembelajaran Spemma, Edi Susanto juga menyampaikan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh sekolah justru menginginkan masukan-masukan dari para wali murid.

 

“Kami lebih senang mendapat banyak masukan dari para wali murid, daripada mendapat pujian-pujian yang dapat menjadikan kami lalai. Kami senang mendapat masukan yang dapat membangun sekolah kita ke depannya. Karena kami sangat terbuka dengan masukan-masukan dari para wali murid yang dapat meningkatkan kualitas dan peningkatan pelayanan sekolah kami,” kata Edi.

 

Dengan Pelantikan Ikwam Spemma periode baru, Spemma Surabaya menyatakan selamat menjalankan amanah untuk pengurus IKWAM periode 2021-2023.

IPM Spemma Gelar Lomba Puisi hingga Mobile Legends

IPM Spemma Gelar Lomba Puisi hingga Mobile Legends

August 29, 2021

seluruh peserta lomba puisi diwajibkan membuat tema indonesiaku yang dibuat sendiri oleh masing-masing peserta. puisi berjudul negeriku indonesia karya kevina atalie (vii-e) meraih posisi jawara kedua.    

 

lainnya lomba poster, outfit of the day (ootd), dan mobile legends juga turut digelar untuk merayakan 17-agustusan.

 

“lomba tersebut dipilih agar peserta didik dapat menyalurkan bakatnya, membentuk sikap sportif dan kompetitif, serta menjadi pribadi muslim sejati di era pandemi dengan teknologi,” jelas drs alim mpdi, kepala spemma. dia menambahkan, seluruh lomba diadakan secara daring demi menjaga protokoler kesehatan.

 

“tiap kelas wajib mengikuti maksimal dua jenis lomba,” kata zakiyah, ketua panitia lomba dari ipm spemma

 

cewek yang pernah menjuarai lomba wushu tingkat nasional itu menambahkan, lomba puisi, desain poster, dan ootd digelar mulai rabu- sabtu (11-14/8) dengan mengumpulkan video atau foto di tautan yang telah diberikan panitia 

Juara Mobil Legends

Zakiyah menjelaskan, lomba mobile legends digelar dari babak penyisihan hingga final dimulai dari Ahad-Selasa (15-17/8/2021). Pengumuman lomba disampaikan melalui instagram IPM Spemma dan Whatsapp.

 

Merdeka di Tengah Pandemi menjadi tema lomba desain poster yang wajib dibuat oleh tiap peserta lomba. Alzena Naurah Wibisono (VIII-E) sebagai juara pertama dan Rizka Putri Pertiwi (VII-F) sebagai juara kedua memenuhi persyaratan pemenang.

 

”Ide yang orisinal, kesesuaian tema, dan konsep desain merupakan tiga faktor penilaian untuk menjadi pemenang,” kata dia.   

 

Dia melanjutkan, siswa yang suka dengan memadupadankan baju dan tampil percaya diri dengan fotonya dapat mengikuti lomba OOTD.

 

”Nuansa Indonesia menjadi tema lomba dan juri menilai dari segi keserasian pakaian, gaya foto, dan kesesuaian tema untuk menjadi pemenangnya. Raissa Putri Nugraha (VIII-B) dan Atila Farra Maheera (IX-G) menjadi jawara pertama dan kedua lomba ini,” tuturnya.

Penyuka E-Sport lewat permainan mobile legends meramaikan gelaran lomba 17 Agustusan Spemma dengan sistem single elemination. Keseruan adu strategi dan kelihaian dalam memainkan tiap hero pada masing-masing timnya menjadi ajang podcast panitia dan bisa disaksikan di tautan https://youtube/KhotcA5WezE.

 

Setelah melewati seluruh babaknya, akhirnya tim Barokah E-Sport yang terdiri dari Ihsan (IX-C), Muhammad Syah Erham Amru (IX-C), Nur Fajar A.(IX-C), Thiraffi Putra (IX-C), dan Alvitho Zhafir Irsan (IX-G) menjadi jawara pertama. Sedangkan juara kedua dan ketiga diraih oleh tim Para Poke Bersatu dan tim Bahagia di Jerman.

Upacara Bendera Virtual Spemma, Guru Jadi Petugas

Upacara Bendera Virtual Spemma, Guru Jadi Petugas

August 18, 2021

heru wibowo, guru yang didaulat menjadi komandan upacara pagi hari itu dengan lantang menyiapkan seluruh peserta upacara yang ada di lapangan. seluruh peserta didik di rumahnya masing-masing wajib memakai seragam putih biru lengkap dengan topi sekolah layaknya upacara di sekolah sebelum masa pandemi covid-19.

 

“kegiatan virtual ceremony kemerdekaan ri ke-76 ini tetap dilakukan sebagai cara memupuk semangat kebangsaan dan sebagai bentuk rasa menghormati jasa para pahlawan,” jelas drs alim mpdi, kepala smp muhammadiyah 5 surabaya.

pengibaran bendera merah putih dilakukan oleh tiga guru yaitu luqman el hakim, zaenal zulkarnaen, dan dhelila eka. ketiga petugas pengibaran bendera tersebut berjalan dengan langkah tegap bak paskibra sambil membawa bendera merah putih.di depan tiang bendera mereka berhenti. mengikat bendera, lantas siap dikibarkan.

Peringati 1 Muharam, Spemma Ajak Siswa Cinta Al-Quran

Peringati 1 Muharam, Spemma Ajak Siswa Cinta Al-Quran

August 10, 2021

adapun pemateri kedua ialah ustadz faiz al-ayyubi sthi mpdi yang juga kepala divisi diklat tim tilawati surabaya cas. dengan didatangkannya kedua pemateri hebat ini, kepala sekolah mengharapkan anak-anak dapat lebih mencintai al-quran dengan menghafalkan dan mengamalkan setiap ayat yang dibaca.

 

pengajian yang dikemas dengan konsep tanya-jawab dengan tema “one muharram, one hour, one juz, cinta al-quran” ini sangat serasi dengan kondisi sekarang. banyak penghafal al-quran dari berbagai kalangan, seperti anak usia 3 tahun yang sudah mampu menghafalkan juz ke-30.

 

klikmu.c

beranda  sekolahm

sekolahm

peringati 1 muharam, spemma ajak siswa cinta al-qura

penulis diunggah: achmadsan -agustus 11, 2021011

 

rahmad fudholi ss (kiri) memandu ustadz faiz al-ayyubi, sthi mpdi sebagai pemateri membuka sesi tanya-jawab untuk siswa-siswi spemma. (ida ayu mayangsari/klikmu.c

 

klikmu.co – memperingati tahun baru islam 1 muharam yang jatuh pada 10 agustus 2021, smp muhammadiyah 5 surabaya (spemma) mengajak para siswa untuk semakin mencintai al-quran. senin lalu (9/8/2021) spemma menggelar pengajian melalui zoo

 

peringatan 1 muharram 1443 hijriyah di spemma menghadirkan dua narasumber. narasumber pertama ustadz h.m. husni mubarok mag yang merupakan imam tetap masjid al-akbar surabaya yang memiliki prestasi juara 1 mhq-h nasional 2014 di jakart

 

adapun pemateri kedua ialah ustadz faiz al-ayyubi sthi mpdi yang juga kepala divisi diklat tim tilawati surabaya cas. dengan didatangkannya kedua pemateri hebat ini, kepala sekolah mengharapkan anak-anak dapat lebih mencintai al-quran dengan menghafalkan dan mengamalkan setiap ayat yang dibac

 

pengajian yang dikemas dengan konsep tanya-jawab dengan tema “one muharram, one hour, one juz, cinta al-quran” ini sangat serasi dengan kondisi sekarang. banyak penghafal al-quran dari berbagai kalangan, seperti anak usia 3 tahun yang sudah mampu menghafalkan juz ke-3

 

 

melalui kegiatan ini, siswa spemma diajak untuk mampu menghafalkan ayat-ayat al-quran dengan melakukan muroja’ah setiap ha

 

“hafalan yang baru dihafal sifatnya masih sangat tidak stabil. jadi, jika kita tidak muroja’ah beberapa hari saja, hafalan itu akan menjadi kacau,” ujar mubaro

 

sementara itu, kiat-kiat menghafal al-quran disampaikan oleh ustadz faiz al-ayyubi dari pengalaman dia ketika masih duduk di bangku pondok pesantre

 

“semakin saya menghafalkan ayat salah, semakin suka saya. sebab ustadz saya selalu membenarkan hafalan saya. dan dari situ saya semakin cinta untuk menghafal al-quran,” ujar al-ayyub

 

setelah sesi tanya-jawab yang digelar, seperti pada tema, acara pengajian ditutup dengan membaca 1 juz al-quran, yakni juz ke-30. dipimpin oleh siswa-siswi kelas 7 dan kelas 8 program tahfidz acara 1 jam 1 juz yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi dan guru serta karyawan spemma berjalan dengan lancar.

Tidak biasa, Munaqosah mandiri di sekolah saat pandemic

Tidak biasa, Munaqosah mandiri di sekolah saat pandemic

April 4, 2021

Pada akhir pekan lalu (3/4) SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) menggelar acara munaqosah untuk para siswa. Munaqosah yang biasa digelar secara bersama dengan sekolah Muhammadiyah yang lain, kali ini dilakukan secara mandiri di sekolah. Kegiatan ini juga disiarkan secara live melalui aplikasi Zoom dan Youtube.

Kegiatan munaqosah yang diadakan tiap tahun tujuannya untuk menguji hafalan Al-Quran siswa. Sebagai sekolah Islam, Spemma menjadikan acara ini sebagai semangat para siswa untuk menghafal Al-Quran.

Dalam ujian kali ini, para siswa diuji sebanyak 5 juz, yaitu juz 1, 27, 28, 29, dan 30. Peserta munaqosah berasal dari kelas VII, VIII dan IX.

“Siswa yang kita diuji dalam munaqosah kali ini ialah siswa yang memiliki banyak hafalan juz di Al-Quran” ujar penanggung jawab program Tahfidz Khusnun Ni’am.

Satu per satu siswa masuk ke dalam ruang untuk diuji dengan durasi yang sudah ditentukan selama 10 menit. Saat itulah kemampuan mereka diuji dengan dua tes, yakni melanjutkan ayat yang dibaca oleh penguji atau mereka diminta untuk melantunkan ayat Al-Quran.

“sengaja kami mengadakan munaqosah mandiri, karena untuk pencegahan terpaparnya covid, yang biasanya kegiatan ini dilakukan bersamaan sekolah lain, kami mengadakannya di sekolah kami” tambahnya.

Kepala Spemma Surabaya, Drs. Alim M.Pdi berharap, dengan adanya kegiatan munaqosah ini, anak-anak tidak hanya menghafal setiap ayat yang ada di dalam Al-Quran, namun mengetahui artinya sehingga dapat diaplikasikan untuk kehidupannya.

“Saya harap anak-anak dapat mengetahui arti setiap ayatnya, supaya mereka dapat mengamalkan dan menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” tambahnya.

Dua hari ikuti LDKS dan pelantikan IPM Perdana, daring!

Dua hari ikuti LDKS dan pelantikan IPM Perdana, daring!

March 6, 2021

Smp Muhammadiyah 5 Surabaya yang memiliki nama  panggilan Spemma menggelar kegiatan LDKS serta pelantikan bagi para anggota IPM yang pekan lalu terpilih sebagai kandidat IPM tahun 2021. Kegiatan ini selalu diadakan setahun sekali untuk regenerasi anggota IPM tahun sebelumnya. Sebanyak 21 siswa yang terpilih menjadi kandidat IPM Spemma tahun 2021.

                Kegiatan LDKS serta pelantikan IPM Spemma Surabaya dilakukan selama dua hari sejak Jumat (5/3) hingga sabtu (6/3) melalui zoom meeting. Dalam kegiatan LDKS pelantikan IPM kali ini memang jauh berbeda dari yang biasanya dilakukan pada tahun sebelumnya. Meskipun hanya 21 anggota IPM yang dilantik, sekolah tetap melakukan secara daring untuk memenuhi protokol Kesehatan yang sudah diberlakukan sejak awal pandemi covid-19 untuk tidak memasukkan siswa-siswi ke sekolah.

Mengangkat tema Membentuk Kader Muhammadiyah Berilmu, Bersinergi, dan Totalitas dalam Menghadapi Tantangan Zaman, LDKS kali ini bertujuan mencetak Kader IPM Muhammadiyah yang dapat berpikir global. Tidak hanya berpikir global, namun kader-kader IPM Spemma dibentuk menjadi kader IPM yang bertindak lokal.

“Proses LDKS dan pelantikan IPM tahun ini memang berbeda, namun tujuan utamanya tetap sama yaitu untuk menambah pengetahuan mengenai keorganisasian.” Ujar Luqman El Hakim, SH pada sambutannya di pembukaan LDKS.

                Pada LDKS kali ini, anak-anak dibekali materi-materi kepemimpinan yang diisi oleh guru dan alumni IPM Spemma. Materi menarik lain yang dapat mengembangkan kepemimpinan siswa ialah public speaking, akidah kepemimpinan, tugas pokok dan fungsi IPM, penyusunan program kerja hingga yang terakhir pelantikan IPM.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan LDKS, kepala Spemma memiliki harapan kepada kader IPM Spemma yang baru dengan menjadi kader IPM yang mengutamakan Akhlak.

                “Saya harap calon pemimpin IPM harus dibekali akhlak mulia yang terbaik, karena akhlak nomor satu yang diakui oleh dunia, bahkan akhlak juga diakui oleh Allah Swt. seperti akhlak Nabi Muhammad saw.” Tutur Drs. H. Alim, M.Pdi

                Para kader IPM Spemma diharapkan menjadi kader IPM yang terbaik, tidak hanya di dalam sekolah, namun dapat dibawa kelak sudah berada dijenjang berikutnya. Ketua IPM SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang terpilih ialah AsriAuliaKiranaAras dari International Class 8G.

Selamat!

Perdana! Spemma mendapat kunjungan study banding dikala Pandemi.

Perdana! Spemma mendapat kunjungan study banding dikala Pandemi.

February 18, 2021

(16/02) Yayasan Nurul Fikri Islamic Education Center Sidoarjo berkunjung ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya untuk melakukan study banding sekolah. Yayasan yang berdiri sejak 2002 ini memilih Spemma untuk menjadikan sekolah yang dapat digali informasi mengenai pendirian gedung hingga mencetak peserta didik yg banyak.

Kedatangan tamu dari Yayasan Nurul Fikri Education Center Sidoarjo disambut hangat oleh seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Kunjungan ini dihadiri oleh Ustadz Syaiful Arifin, SS, M.Pd sebagai Advisor, Muammal Jasin M.Pd sebagai Direktur Eksekutif dan beberapa tim Yayasan Nurul Fikri yang lain.

Tidak lupa laksanakan protokol kesehatan, para tamu tetap menggunakan masker dan mencuci tangan selama berada di sekolah. Ini guna untuk melindungi diri dan seluruh yang ada di gedung sekolah, karena ini adalah kunjungan pertama selama masa pandemi.

Dalam pembukaan acara, Drs. H. Alim, MpdI selaku kepala sekolah menyampaikan ucapan terima kasih kepada yayasan Nurul Fikri Islamic Education Center yang telah berkunjung ke Spemma untuk study banding sekolah.

"Kami sharing tentang strategi managerial, hubungan dengan wali murid, proses membangun dan memelihara hubungan dengan sekolah di luar negeri, dan proses menjadi sekolah unggul" tuturnya.

Muammal Jasin, M.Pd selaku Advisor menyampaikan bahwa Yayasan Nurul Fikri Education Center ingin membangun SMP setelah lama mendirikan Sekolah Dasar sejak tahun 2002.

"Kami berencana ingin membuka SMP, kunjungan ini tujuannya untuk belajar dan sharing bagaimana cara membangun serta mengelola SMP hingga menjadi sekolah yang unggul. Maka kami mengucapkan terima kasih atas ketersedian SMP Muhammadiyah 5 yang telah membantu kami dalam menggapai cita-cita membangun sekolah SMP" tutur Muammal Jasin, M.Pd

Adapun yang digali dalam kunjungan study banding ini ialah mengenai tatanan sekolah, pembangunan gedung sekolah, penanganan siswa, menagement keuangan di sekolah, hingga mendapatkan siswa yang banyak. Kompetensi guru profesional untuk sekolah pun tidak lupa disampaikan.

"Sekolah baru pertama harus memperhatikan SDM-nya, harus betul-betul bagus, berkualitas dan yang terpenting kualifikasi guru, sekarang tidak boleh lagi merekrut guru yang tidak sesuai dari kualifikasi" jelas Edi Sutanto, S.Pd, M.Pd selaku tim sekolah Unggul SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. (Mayang)

Siswa kelas 8 SPEMMA berhasil mengikuti Try Out AKM untuk pertama kalinya

February 14, 2021

Sebagai pengganti ujian nasional dalam dunia pendidikan, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) menjadi program terbaru yang pemerintah luncurkan pada tahun 2020. AKM ini merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan murid untuk dapat mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif dalam masyarakat.

 

Literasi membaca, literasi numerasi adalah dua kompetensi mendasar yang diukur AKM. Namun dalam pembelajaran AKM di Spemma, ada empat kategori kompetensi diantara lainnya ialah literasi numerasi, literasi membaca, literasi sains dan literasi karakter. Empat kompetensi ini yang diberikan untuk siswa yang mengikuti AKM yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

 

Setelah melakukan pembinaan AKM dari bulan Desember tahun 2020, SPEMMA kali pertamanya melaksanakan Try Out AKM selama 4 hari. Try Out AKM dilaksanakan guna melihat kemampuan siswa dalam mengerjakan soal AKM di Try Out pertama ini. Soal yang disajikan dalam Try Out ini sebanyak 5 butir dengan konsep yang berbeda-beda setiap soalnya.

 

“Kami sajikan lima soal untuk siswa-siswi ini karena kami ingin melihat kemampuan siswa-siswi dalam mengerjakan soal AKM. Serta kami dapat menilai pencapaian apa yang didapat oleh siswa-siswi ini selama pembinaan AKM,” ujar Misbach N., S.Si, MM selaku kaur kurikulum sekolah.

 

Try Out dilakukan secara daring dengan bergabung dalam meeting pada aplikasi Teams. Ini bertujuan untuk  melihat serta mengawasi siswa bagaimana  dalam menjalankan Try Out AKM pertamanya ini.

 

Tujuan Try Out AKM ini untuk mengetahui sejauh mana para siswa dapat memahami soal-soal AKM pada waktu pembinaan selama empat hari dalam seminggu. Dari hasil Try Out yang sudah muncul, dapat diketahui aspek apa yang dirasa siswa masih atau kurang mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di soal-soal AKM. Lalu diharapakan dengan mengetahui hasil dari Try Out AKM pertama ini, para Pembina AKM akan selalu membimbing dalam setiap pembelajarannya.

 

“Bapak dan Ibu Pembina diharapkan memberikan pembelajaran yang terbaik untuk siswa-siswi SPEMMA, karena AKM ini merupakan program pemerintah baru guna pengganti Ujian Nasional yang telah mandarah daging dalam dunia Pendidikan,” ujar kepala sekolah Spemma Drs. H. Alim, M.PdI

 

Sebagai transisi pergantian ujian nasional, SPEMMA tetap selalu membimbing para siswanya untuk mengenal lebih jauh AKM dengan berbagai bentuk konsep soal yang disajikan. Dengan pembinaan yang dilakukan empat hari dalam seminggu, para siswa akan terbiasa dengan soal-soal latihan AKM yang telah dipelajari. Maka, para siswa diharapkan mampu mencapai pembelajaran AKM. (Ida Ayu Mayangsari)

Sukses Gelar Kompetisi Anak Sholeh, Spemma Bagi-bagi Voucher Sekolah untuk pemenang lomba

February 3, 2021

Kompetisi anak sholeh yang diselenggarakan pada tanggal 26-29 Januari 2021 secara daring mendapat respon bagus oleh para peserta. Pada penutupan kompetisi (30/1) secara daring panitia kompetisi anak sholeh mengumumkan para pemenang lomba yang diadakan selama 3 hari berturut-turut.

“Untuk para peserta lomba, jadikan kompetisi ini ajang untuk mengambangkan bakat kalian. Menang atau tidaknya, kalian tetaplah anak hebat yang berani tampil unjuk bakat kalian” Ujar Miftakhul Khoir, S.Pd selaku ketua pelaksana dalam sambutannya.

Dalam setiap lomba yang digelar, diambil 3 peserta terbaik dengan nilai tertinggi atas penilaian juri. Bagi para juri tentulah tidak mudah untuk menentukan pemenangnya, karena hampir seluruh peserta menampilkan bakat terbaiknya di kompetisi ini.

“Semangat para peserta Ketika mengikuti lomba menjadikan kami para juri sedikit kesulitan untuk menilai performanya, menilai materi yang dikuasai dan menilai kemampuannya. Karena setiap peserta memiliki aura/caranya tersendiri dalam menunjukkan ke mampuan mereka” ujar Ida Ayu Mayangsari, SP.d sebagai juri dai cilik.

Demi mematuhi protokol Kesehatan, pengambilan hadiah dilakukan pada hari Rabu (3/2) di ruang CBT SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Teknis pengambilan hadiah lomba bersesi, setiap sesinya berdurasi 30 menit untuk penyerahan dan pengambilan hadiahnya. Teruntuk juara 1 mendapatkan uang tunai senilai Rp. 350.000 , juara mendapatkan uang tunai senilai Rp. 250.000 , juara 3 mendapatkan uang tunai senilai Rp. 150.000 .

Adapun tandamata yang diberikan Spemma kepada para pemenang lomba berupa Trophy, Uang Tunai, Voucher Pendidikan dana pembangunan Spemma dan sertifikat. Bentuk penghargaan ini diharapkan dapat menambah semangat para peserta untuk tetap terus mengasah bakat dan kemampuannya.

Voucher Pendidikan dana pembangunan sekolah dikhusukan untuk para peserta yang memenangkan lomba tersebut. Voucher ini berguna jika peserta lomba mendaftarkan dirinya bersekolah di ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya ini. Dengan voucher ini anak-anak akan mendapat potongan sebanyak 20% dari Spemma.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Drs. Alim, M.Pdi menambahkan, bahwa kami selalu berbagi vocher pembangunan sekolah kepada para pemenang lomba Kompetisi Anak Sholeh. Adanya voucher ini dapat memotong biaya Pendidikan dan pembangunan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.