Warta sekolah

Sisipkan Softskill Sebagai Duta Pendidikan dan Budaya ke Thailand dan Korea SelatanSisipkan Softskill Sebagai Duta Pendidikan dan Budaya ke Thailand dan Korea Selatan Suasana terminal keberangkatan ba

December 16, 2019

Suasana terminal keberangkatan bandara Juanda, Senin (16/12) dari pagi pukul 9 pagi dan pukul 2 siang didatangi anak-anak tim berbaju kuning bersama masing-masing orang tuanya. Tim tersebut terdiri dari para peserta didik SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) melakukan kegiatan Student Exchange. Tim terbagi menjadi dua yaitu 10 peserta didik ke Pittayakom School, Rayong, Thailand sedangkan tim lainnya terdiri dari 13 peserta didik ke Daejeo Mid/High School, Busan, Korea Selatan. “Kedua tim tersebut didampingi dua guru pendamping dan membawa misi sebagai duta pendidikan dan budaya,” kata Drs. Alim, M.Pd.I selaku Kepala Spemma. Selain itu, pria yang baru diberi amanah menjadi Kepala Spemma periode 2019-2023 itu menjelaskan bahwa Student Exchange juga bertujuan melatih kemampuan peserta didik dalam aplikasi seluruh pembelajaran yang telah diperoleh di sekolahnya. Contohnya, mereka harus tetap melaksanakan ibadahnya meski dalam perjalanan jauh mulai dari sholatnya dan bertayamum bila dalam perjalanan.   

“Ke-23 peserta didik itu telah terpilih dari serangkaian tes agar dapat mengikuti kegiatan yang telah berlangsung hampir delapan kali ini,” ujar Balighotul Arofah, selaku ketua pelaksana. Diawali dengan tes percakapan Bahasa Inggris bersama dosen hingga tes bakat dan minat di bidang seni. Sebelum berangkat, peserta didik dibekali dengan beberapa latihan seni dan budaya khas Indonesia dan Spemma untuk dikenalkan ke sekolah yang mereka tuju. “Peserta didik ini nantinya akan belajar juga cara kehidupan orang-orang Korea Selatan dan Thailand melalui orang tua asuhnya masing-masing,” jelas Kepsek Spemma yang juga seorang pendakwah ini. Peserta didik telah dibekali dengan info-info mengenai cara budaya islami mulai dari pemilihan makanan, beretika dengan budaya asing, hingga budaya masyarakat Thailand dan Korea Selatan. Sajian tari tradisional, pertunjukan musik ansambel, dan pertunjukkan bendera semapur dari kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan telah dilatihkan ke seluruh peserta.  

“Selama delapan hari ke depan, peserta Student Exchange juga akan diberi beberapa tugas yang telah ditentukan dan nantinya akan dipresentasikan di hadapan wali murid dan peserta didik Spemma lainnya,” jelas Alimmatus Firmansyah, S.Pd. selaku Kepala Urusan Humas Spemma. Dia juga menambahkan harapan lain dari sekolah bersama wali murid yaitu seluruh peserta ini dapat mengembangkan softskill-nya sebagai pribadi yang lebih baik dan dapat ditularkan ke seluruh teman-temannya di Spemma. Pribadi yang lebih baik itu mencakup kemandiriannya, cara bertindaknya, pola pikirnya, hingga rasa empatinya terhadap orang lain. (Firman)

Dengan Aplikasi Ini, Anak Zaman Now Gampang Jadi Komikus

Dengan Aplikasi Ini, Anak Zaman Now Gampang Jadi Komikus

May 13, 2019

Menjadi komikus di zaman now ternyata gampang. Perangkat teknologi sangat membantu. Dengan satu aplikasi Comic Life jadilah komik yang dikehendaki. Itu yang dicoba siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma).

Mereka membuat komik pelajaran sistem reproduksi manusia. Ini materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas IX semester gasal yang berisi istilah-istilah reproduksi yang sangat tabu disebut.

”Umumnya siswa belajar IPA dengan membaca buku teks menghafal banyak istilah. Sangat membosankan,” kata Alimmatus Firmansyah SPd, guru IPA. Sebanyak 28 siswa kelas IX-A berkreasi dengan memvisualkan pelajaran reproduksi manusia lewat komik. Para siswa ini dibagi menjadi enam kelompok. Masing-masing membuat versi komik sesuai selera mereka.

uru memandu cara install aplikasi pembuat komik Comic Life di laptop siswa. Lalu muncul tahapan pembuatan komik yang baik. Menentukan nama dan gambar tokoh, penentuan karakter atau sifat tokoh, alur cerita yang menarik sesuai topik-topik dalam materi sistem reproduksi manusia.

Misalnya pembelahan sel, struktur dan fungsi organ reproduksi manusia, siklus menstruasi, ovogenesis dan spermatogenesis, fertilisasi dan kehamilan, jenis-jenis penyakit sistem reproduksi manusia beserta upaya pencegahannya.  

Komik itu digarap selama tiga pekan. Lalu tiap-tiap kelompok menunjukkan ke guru untuk direvisi dari segi alur cerita, pemilihan gambar tokoh, hingga pemilihan background komiknya.

”Faktor penilaian terpenting terletak pada kebenaran konsep yang diperoleh siswa dari berbagai sumber dan dituangkan dalam bentuk komik,” kata Alimmatus Firmansyah yang mengajar sejak 2008.

Setelah disempurnakan jadilah karya imajniasi kreatif yang dibuat siswa. Karya komik itu di-upload di laman blog https://biologiipasmp.blogspot.com/2019/03/komik-sistem-reproduksi-manusia-buatan.html atau https://firmanbiologi.wordpress.com/2019/03/26/6-komik-sistem-reproduksi-manusia-karya-siswa-smp/ agar dapat dimanfaatkan untuk belajar sistem reproduksi manusia. (Firman)

Spemma Gelar Try Out, Inilah Hasilnya

Spemma Gelar Try Out, Inilah Hasilnya

May 13, 2019

SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya mengadakan try out online yang diikuti siswa SD se-Surabaya, Sabtu (30/4/2019).

Acara diikuti 1.500 siswa yang mengerjakan soal lewat internet. Dari jumlah itu diambil 40 siswa dengan nilai tertinggi untuk mengikuti babak final di sekolah memperebutkan juara 1, 2, dan 3.

Sebelum peserta mengerjakan soal, disuguhi hiburan musik band, musikalisasi puisi, dan baca Alquran. Selesai hiburan peserta memasuki kelas dan menghadap komputer. Membuka akses ke soal try out lalu mengerjakan soal-soal mata pelajaran UNBK untuk kelas 6 SD/MI dalam waktu 120 menit.

Waktu ujian selesai. Hasilnya langsung bisa diketahui. Abdullah Mufid Mubarrok dari SDI Maryam mendapatkan juara 1. Tiara Amani dari SDN Kertajaya meraih juara 2. Gadzizah Egnia dari SDN Ploso I meraih juara 3. Mereka mendapat trofi dan uang mulai Rp 500 ribu, Rp 400 ribu dan Rp 300 ribu.

Kepala Sekolah Muslikhan menuturkan, try out online ini untuk memotivasi siswa kelas 6 agar lebih giat belajar. ”Latihan soal-soal ini bisa memahami model soal dan kemampuan mengerjakan. Hasilnya bisa memacu semangat belajarnya supaya mendapat hasil yang terbaik saat UNBK,” ujarnya.

Dia jelaskan, babak penyisihan diberi waktu selama dua pekan untuk peserta memilih hari mengerjakanya. Babak berlangsung antara 18 – 28 Maret 2019. Peserta yang mendapatkan nilai tertinggi dan ketepatan waktu saat mengerjakan soalnya masuk final.

Juara 1 Abdullah mengatakan, bangga mengikuti try out online Spemma, sebutan SMP Muhammadiyah 5 ini. Apalagi bisa mendapat nilai tinggi di antara siswa se-Surabaya. (Choir)

Sempat Hampir Terjatuh, Akhirnya Siswa Ini Bisa Taklukkan Kuda Sewaan dan Raih Juara

Sempat Hampir Terjatuh, Akhirnya Siswa Ini Bisa Taklukkan Kuda Sewaan dan Raih Juara

May 13, 2019

Salah satu siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya “Spemma” Lutfi, Hidayat, menjuarai lomba berkuda tingkat nasional di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (24/3). Bagi siswa berbadan cukup gemuk dan sangat imut itu, memenangi lomba berkuda adalah hal yang luar biasa.

Sebab, lomba yang dia ikuti ialah lomba setingkat nasional. Para peserta dalam kompetisi lomba tersebut berasal dari berbagai kota.

Ada sekitar 110 peserta yang mengikuti lomba tersebut. Ada yang dari Tangerang, Semarang, Jakarta, dan masih banyak lagi dari kota-kota lainya. Lutfi merebut juara kedua dengan tim penilai dari Jerman dan juara ketiga dengan tim penilai dari Inggris. Lomba ini lebih menarik dan menantang bagi Lutfi sebab kuda yang dinaikin bukan kudanya sendiri. Tapi, kuda yang ia pakai adalah kuda yang disewa untuk sekali acara.

 

Lutfi mengatakan, saat mengendarai kuda, dirinya sempat hampir terjatuh. “Kuda yang dipakai masih belum peka dengan perintah saya,” ujarnya.

Tapi, masalah ini tidak menyulitkannya sebab sudah terbiasa bermain dengan berbagai macam kuda.

“Tentu pertandingan ini sangat menarik buat saya soalnya saya bisa mengendarai kuda baru dan baru saya kenal,” imbuhnya.

Prestasi yang ditorehkan Lutfi menjadi kebanggaan tersendiri buat orang tua, pelatih, dan tentu saja sekolah. Rasa bangga ini disampaikan Muslikhan, kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya.

“Saya bangga dengan kemenangan ananda Lutfi Hidayat. Dia sudah menang di tingkat nasional dalam lomba berkuda. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi siswa Spemma tidak hanya di bidang akademik, tapi juga di bidang nonakademik,” tutur Muslikhan. (Choir/Achmadsan)