Lagi, pelajar muda Muhammadiyah Surabaya melakukan aksi menolak perayaan Hari Valentine. Kali ini IPM SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) yang mendeklarasikan diri untuk menentang Hari Kasih Sayang tersebut, Kamis (14/2/2019).

Kegiatan itu dilakukan oleh sekitar 15 siswa. Mereka menyebar ke kelas-kelas dengan dibagi empat siswa setiap kelas. Anak-anak itu masuk ke kelas dengan menyuarakan Valentine’s Day bukanlah budaya umat muslim. “Singkirkan pola pikir dan usir budaya nonmuslim,” kata siswa tersebut.Pada saat orasi, anak-anak menyampaikan kepada teman-teman satu kelasnya bahwa lebih baik Hari Valentine diganti dengan budaya berzikir.

Selengkapnya...

Lagi, pelajar muda Muhammadiyah Surabaya melakukan aksi menolak perayaan Hari Valentine. Kali ini IPM SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) yang mendeklarasikan diri untuk menentang Hari Kasih Sayang tersebut, Kamis (14/2/2019). 

Kegiatan itu dilakukan oleh sekitar 15 siswa. Mereka menyebar ke kelas-kelas dengan dibagi empat siswa setiap kelas. Anak-anak itu masuk ke kelas dengan menyuarakan Valentine’s Day bukanlah budaya umat muslim. “Singkirkan pola pikir dan usir budaya nonmuslim,” kata siswa tersebut. Pada saat orasi, anak-anak menyampaikan kepada teman-teman satu kelasnya bahwa lebih baik Hari Valentine diganti dengan budaya berzikir.

 

Selengkapnya...

Sambutan Kepala Sekolah

Selamat datang di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Selama 42 tahun kami mengabdi mencerdaskan anak negeri. Lebih dari 6.500 alumni menyebar diseluruh penjuru negeri menjadi bukti peran kami dalam pembangunan negeri ini selama lebih dari 4 dasawarsa ini.»»»

Follow Our Social Media

joomla social media module

Statistik Pengunjung

Today38
Yesterday70
This week244
This month1686
Total446051

Visitor IP : 3.227.249.234 Visitor Info : Unknown - Unknown Kamis, 17 Oktober 2019 13:06