LDKS Pertama Kali secara Luring, Siswa Spemma Sambut dengan Antusias Tinggi

Selama 1,5 tahun terakhir mengadakan kegiatan sekolah secara daring, kini SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) pertama kali memperbolehkan siswa datang ke sekolah untuk mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan LDKS ini diikuti 135 siswa dari kelas VII dan VIII. Perinciannya, 90 siswa mengikuti LDKS secara luring (tatap muka) dan 45 siswa mengikuti secara daring.

Kegiatan ini disambut antusias tinggi oleh para siswa yang sudah merindukan pembelajaran tatap muka (PTM). LDKS ini dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu dan Ahad (13-14 November 2021) di mushala lantai 2 Spemma.

Dalam sambutannya, ketua pelaksana Nilamsari menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme para siswa untuk mengikuti LDKS yang membeludak.

“Alhamdulillah, di luar dugaan peserta LDKS ini melebihi kuota yang sudah ditentukan. Awalnya kami hanya membuka hingga 100 peserta, namun antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan LDKS menjadi 130 peserta,” ujarnya.

Adapun tema yang diangkat dari kegiatan LDKS masa bakti 2021-2022 ini ialah “We are the Leaders”, yang memiliki arti “Kami adalah Pemimpin”. Dalam kegiatan ini, disampaikan tiga materi mengenai kepemimpinan, yaitu leadership (kepemimpinan) yang disampaikan oleh Ustadz Munahar, SHI. Materi kedua adalah public speaking (berbicara di publik) yang disampaikan oleh Ustadz Dr Choirul Mahfud MIP. Materi terakhir tentang problem solving (pemecahan masalah) disampaikan oleh Ustadz Misbach Noehruddin SSi MM selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Alim berharap, peserta LDKS mampu mengimplementasikan ilmu tentang kepemimpinan di masa yang akan datang. Supaya para peserta menjadi sosok yang bisa memberikan solusi yang terbaik untuk dirinya dan orang sekitar.

“Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah. Diperlukan banyak pelajaran yang harus kita terima. Memimpin diri sendiri untuk menjalankan tanggung jawabnya adalah tugas utama dari setiap pribadi. Namun, menjadi pemimpin untuk banyak manusia akan menjadikan kita pribadi yang bermanfaat untuk sekitar,” jelas Alim. (Mayangsari/AS)



Dipublikasikan di https://spemma.sch.id/index.php?p=news&action=shownews&pid=86 pada tanggal 17 November 2021