Ada Alat Musik Asal Afrika di Penutupan Fortasi Spemma KABARAUM SEKOLAH

Penutupan fortasi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) berlangsung di Masjid Shollahuddin. Acara tersebut digelar dengan pentas seni siswa baru kelas 7, siswa kelas 8, dan siswa kelas 9, Sabtu (22/7).

 

Ada yang menarik pada acara yang dihadiri oleh warga sekolah tersebut. Untuk kali pertama alat musik kalimba dimainkan oleh salah seorang peserta fortasi, Quenella.“Saya belajar alat musik kalimba sejak tiga bulan yang lalu. Otodidak lewat Youtube. Saya senang dan gemetar gugup saat diminta tampil. Karena inilah penampilan pertama saya di panggung, ” tutur Quenella.

 

Sementara itu, koordinator acara fortasi Sedyo Utomo SPd menyampaikan, pentas seni pada acara penutupan fortasi memang bertujuan untuk menampilkan bakat anak-anak yang unik dan terpendam.

 

“Menarik sekali acara pentas seni ini. Ada satu anak juga yang bermain kalimba. Sangatlah unik dan memukau. Inilah bukti bahwa anak-anak itu berbakat, tinggal bagaimana kita memfasilitasinya saja,” ujarnya.

 

Kalimba merupakan alat musik perkusi modern dari Afrika Selatan. Alat musik ini terdiri dari kotak suara (resonasi) dengan tuts logam yang menempel bagian atasnya. Quenella pertama memetik tuts-tuts tersebut sesuai dengan notasi yang ia hafalkan.



Dipublikasikan di https://spemma.sch.id/index.php?p=news&action=shownews&pid=126 pada tanggal 25 Juli 2023