
Rapat Kerja (Raker) Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya edisi puncak di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah berlangsung penuh khidmat dan kehangatan dengan satu tekad bersama menguatkan fondasi rumah besar Spemma Pucang Surabaya. Jum’at-Sabtu (30-31/01/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel; Sekretaris Ustadz Sugeng Purwanto, Ustadz Ridwan, S.Pd.,M.Pd., dan Farid Effendi, S.Sos. Hadir Dikdasmen dan PNF PCM Ngagel; Ustadz Suyatno, S.Pd., M.Psi., Ustadz Heru Tjahyono, dan Moch. Slamet Fitriono, M. Pd.I.
“Kita berkumpul dalam kegiatan raker bukan sekadar untuk menyusun tumpukan program kerja atau menggugurkan kewajiban administratif. Kita hadir untuk menguatkan fondasi rumah besar kita, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.” Tegas Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tema Raker yang kita usung kali ini adalah; “Solid dalam Harmoni, Sinergi Meraih Prestasi”, tema ini bukanlah sekadar rangkaian kata indah, melainkan sebuah refleksi dari perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat As-Saff Ayat 4:
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهٖ صَفًّا كَاَ نَّهُمْ بُنْيَا نٌ مَّرْصُوْصٌ
Artinya :“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”
“Ayat ini mengingatkan kita bahwa keberhasilan Spemma tidak bergantung pada satu orang hebat, melainkan pada shaff (barisan) yang teratur.” Tegasnya.

Menurutnya, solid dalam harmoni, dalam tema ini berarti kita menghargai perbedaan peran, namun tetap seirama dalam visi.
“Sedangkan, sinergi meraih prestasi, berarti kita saling menguatkan celah yang kosong agar menjadi bangunan yang tak tergoyahkan untuk mencetak generasi berprestasi.” Tegasnya.
Selanjutnya, ia berharap ke depannya, mari kita jadikan Raker ini sebagai momentum untuk melakukan hal-hal berikut, demi kebersamaan kita di Spemma Pucang Surabaya, yakni:
“Pertama, meluruhkan ego, mengutamakan kepentingan sekolah di atas kepentingan pribadi/unit.” Katanya.
Kedua, Inovasi Berkelanjutan; jangan takut mencoba hal baru yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ketiga, Ketulusan Berkhidmat; ingatlah bahwa setiap peluh kita di sekolah ini adalah bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita untuk membawa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya semakin unggul dan berkemajuan, Aamiinn.” Pungkasnya. (Humas/Gus).