Liputan Media

Sah! PR IPM Spemma Pucang Surabaya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik

January 12, 2026
Sah! PR IPM Spemma Pucang Surabaya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya periode 2025-2026 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan di aula utama Masjid Sholahuddin Spemma, yang seharusnya dilaksanakan di lapangan pada momen upacara bendera. Senin (12/01/2026).

Ketua Umum PR IPM Spemma Pucang Surabaya, Muhammad Naufal Arsyad Kelas 8G, dan Sekertaris Berryl Tiffany Setiawan Kelas 8F bersama jajaran lainnya melaksanakan pelantikan dengan penuh khidmat dihadapan 790 siswa Spemma Pucang Surabaya.

Suasana Senin pagi hujan cukup deras sehingga kegiatan upacara ditiadakan dan fokus di aula Masjid Sholahuddin. Selain pelantikan, hari ini juga ada kegiatan penyambutan tamu mitra Sekolah dari Korea Selatan, yang melakukan Study Exchange di Indonesia, Spemma menjadi salah satu tujuannya.

“Selamat atas terbentuknya kepengurusan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang baru di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Ini adalah langkah awal yang luar biasa bagi para pimpinan untuk belajar berorganisasi dan berkontribusi bagi Sekolah.” Ujar Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si, MM., Kepala SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya ini.

Lebih lanjut, ia berharap kepada para pimpinan PR IPM yang baru dilantik, yakni; Pertama, Amanah sebagai Ladang Dakwah; Menjadi pengurus IPM bukan sekadar memiliki jabatan, tetapi merupakan amanah untuk menjalankan dakwah di kalangan pelajar.

“Ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak untuk mengasah soft skills seperti kepemimpinan (leadership), kerja sama tim, dan manajemen waktu sejak dini.” Tegasnya.

Suasana Pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Spemma Pucang Surabaya Periode 2025-2026
Kedua, Inovasi Program Kerja; Dunia remaja saat ini sangat dinamis. Kami berharap, pimpinan baru tidak hanya mengulang kegiatan rutin tahunan, tetapi juga mampu menghadirkan program yang relevan dengan Gen-Z, seperti:

Pemanfaatan media sosial untuk konten edukatif dan positif.
Kegiatan literasi digital dan kesehatan mental.
Aksi lingkungan hidup di lingkungan Sekolah.
Ketiga, Menjadi Teladan (Uswah Hasanah); Sebagai pimpinan, kalian akan menjadi pusat perhatian murid lainnya. Sangat penting bagi pimpinan IPM untuk menjaga keseimbangan antara organisasi dan prestasi akademik.

“Menjadi pimpinan yang disiplin dan berakhlak mulia akan memberikan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar kata-kata.” Tandasnya.

Keempat, Semangat 3T (Tertib Ibadah, Tertib Belajar, Tertib Organisasi); Semboyan IPM ini harus benar-benar dijiwai. Jangan sampai kegiatan organisasi membuat ibadah atau nilai pelajaran menurun.

“Jika ketiga hal ini berjalan seimbang, kalian akan menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh. Jadikan IPM sebagai tempat untuk bertumbuh, bukan sekadar tempat untuk berkumpul. Selamat bekerja dan berkarya untuk almamater tercinta.” Pungkasnya.

_PRINT