(16/02) Yayasan Nurul Fikri Islamic Education Center Sidoarjo berkunjung ke SMP Muhammadiyah 5 Surabaya untuk melakukan study banding sekolah. Yayasan yang berdiri sejak 2002 ini memilih Spemma untuk menjadikan sekolah yang dapat digali informasi mengenai pendirian gedung hingga mencetak peserta didik yg banyak.
Kedatangan tamu dari Yayasan Nurul Fikri Education Center Sidoarjo disambut hangat oleh seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Kunjungan ini dihadiri oleh Ustadz Syaiful Arifin, SS, M.Pd sebagai Advisor, Muammal Jasin M.Pd sebagai Direktur Eksekutif dan beberapa tim Yayasan Nurul Fikri yang lain.
Sebagai pengganti ujian nasional dalam dunia pendidikan, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) menjadi program terbaru yang pemerintah luncurkan pada tahun 2020. AKM ini merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan murid untuk dapat mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif dalam masyarakat.
Literasi membaca, literasi numerasi adalah dua kompetensi mendasar yang diukur AKM. Namun dalam pembelajaran AKM di Spemma, ada empat kategori kompetensi diantara lainnya ialah literasi numerasi, literasi membaca, literasi sains dan literasi karakter. Empat kompetensi ini yang diberikan untuk siswa yang mengikuti AKM yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.
Kompetisi anak sholeh yang diselenggarakan pada tanggal 26-29 Januari 2021 secara daring mendapat respon bagus oleh para peserta. Pada penutupan kompetisi (30/1) secara daring panitia kompetisi anak sholeh mengumumkan para pemenang lomba yang diadakan selama 3 hari berturut-turut. “Untuk para peserta lomba, jadikan kompetisi ini ajang untuk mengambangkan bakat kalian. Menang atau tidaknya, kalian tetaplah anak hebat yang berani tampil unjuk bakat kalian” Ujar Miftakhul Khoir, S.Pd selaku ketua pelaksana dalam sambutannya.