Menggandeng Bank Muamalat, Sabtu (23/10/2021) SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) mengadakan seminar daring (webinar) yang bertajuk ‘Mengenalkan Ekonomi Syariah di dalam Keluarga’. Webinar ini menghadirkan pembicara Head of Client Relationship Management Yudi Krisdianto SEI.
Dimulai dari pemaparan tentang Bank Muamalat yang menjalankan relasinya dengan beberapa kampus untuk mengenalkan terkait ekonomi syariah. Lalu, beberapa instansi yang telah melakukan MoU (memorandum of understanding) dengan Bank Muamalat. Termasuk Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah melakukan kerja sama dengan Bank Muamalat yang salah satunya terkait pengembangan SDM.
Pemaparan selanjutnya ialah mengenai dasar ekonomi Islam. Hal itu yang dijelaskan secara terperinci oleh Yudi. Kepala manajer hubungan klien ini menjelaskan bahwa perhatian utama terhadap ekonomi Islam adalah meningkatkan kesejahteraan umat Islam dalam pengelolaan ekonomi.
“Perhatian utama terhadap ekonomi Islam adalah berupaya menjadikan manusia untuk meningkatkan kesejahteraan material (dunia) sekaligus akan meningkatkan kesejahteraan spiritual. Harus seimbang antara material secara duniawi dan spiritual, maka diperlukan moralitas secara ekonomi,” jelas Yudi.
SMP Muhammadiyah 5 Surabaya melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sekolah yang lazim disebut Spemma tersebut. Kegiatan yang dilakukan di laboratorium komputer ini berjalan selama dua hari, yaitu Rabu-Kamis (6-7/10/2021).
ANBK ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas VIII yang ditunjuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejumlah 45 siswa dari total 230 siswa. Adapun asesmen ini berlangsung dalam dua sesi setiap hari. Sesi pertama pukul 07.30-09.30 dan sesi kedua pukul 10.30-12.30.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak diawasi oleh pengawas ujian dan didampingi teknisi sekolah. Tujuannya, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat ANBK berlangsung. Dilaksanakan pada saat pandemi, para siswa yang mengikuti ANBK diwajibkan untuk membawa laptop masing-masing guna keselamatan pribadi.
Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan dalam ANBK adalah numerasi serta literasi. Salah satu siswa kelas VIII yang mengikuti ANBK, Quinni Aqila Shabrinisa, mengatakan bahwa soal yang diujikan cukup mudah baginya.