Home Profil Kurikulum dan Pembelajaran

 

 

 

Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam sistem pendidikan, sebab kurikulum merupakan jantung aktivitas institusi pendidikan.

Kurikulum utama SMP Muhammadiyah 5 Surabaya adalah Kurikulum Pendidikan Nasional Plus. Spemma menintegrasikan konsep pendidikan nasional dan internasional. Konsep pendidikan nasional mengacu pada standar mutu dan proses yang ditentukan oleh kemdikbud, sedangkan konsep pendidikan internasional Spemma sedang dalam proses pengintegrasian dengan Cambridge Certification setelah dicabutnya status RSBI.

Sebagai sekolah Islam, Spemma menyisipkan konten-konten islami dalam setiap kegiatan sekolah, terutama dalam bidang kurikulum. Pembinaan Ibadah, moral, dan spiritual menjadi ruh pendidikan di Spemma sebagaimana Jargon “Mengedepankan Moral, Berwawasan Global”. Upaya ini adalah bentuk tanggung jawab Spemma atas tuntutan dan harapan semua wali murid, bahwa Spemma tidak hanya menawarkan nilai lebih dalam pembinaan intelektual, tap juga moral dan spiritual para peserta didik yang ada di Spemma.

Dengan pembinaan intensif, siswa lulusan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya diharapkan unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki keterampilan/pengembangan dan pembiasaan diri (ibadah, aqidah-ahlaq, dan kedisiplinan).

Pembelajaran sistem "Bilingual Islamic School", adalah proses pembelajaran berorientasi kepada ketuntasan belajar maksimal dari setiap standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pelajaran dan indikator kompetensi melalui (belajar tatap muka, belajar mandiri, pemanfaatan sumber-sumber dan media belajar, praktek, penugasan terstruktur, penugasan tidak terstruktur, remedial dan pengamatan) ditambah dengan Pengembangan Diri (ekstra kurikuler, ibadah, English day, kepemimpinan/leadership dan budaya Islam). Hal ini perlu dukungan secara komprehensif/menyeluruh dari komponen-komponen proses belajar mengajar yang ada di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya secara optimal seperti : alokasi waktu yang cukup memadai, sarana-prasarana, guru dan tenaga pendidik lainnya, lingkungan belajar dan pendanaan.