Home Berita warta Sekolah

 Sore menjelang Maghrib, wajah Pak Paino, tukang becak yang yang mangkal di Jl. Pucang Anom tampak berseri-seri ketika sekelompok siswa SMP Muhamadiyah 5 (Spemma) menghampirinya menyerahkan bingkisan.

“Ini Pak, ada nasi, buah, dan minuman untuk berbuka puasa,” ucap Aldo, siswa Kelas VIIA memberikan makanan itu.

”Alhamdulillah, terima kasih, Nak,” jawab Pak Paino tersenyum lebar.

Aldo bersama-sama teman-temannya segera beranjak menghampiri tukang becak lainnya yang ada di lingkungan sekolah. Pembagian makanan takjil ini menjadi berkah Ramadhan bagi tukang becak yang tidak sempat membeli makanan untuk buka puasa. Pertimbangan inilah yang melatarbelakangi kegiatan ini oleh murid Spemma.

Selama Ramadhan ini, secara bergiliran seluruh siswa Spemma membawa makanan, minuman, dan buah untuk melangsungkan kegiatan buka bersama (bukber) di sekolah. Bukber kali ini tidak seperti kegiatan biasanya.

“Indahnya saling berbagi kepada orang-orang di lingkungan sekitarnya perlu dibiasakan bagi para siswa,” jelas Syafi, guru pembina acara ini. Guru Teknologi dan Informasi (IT) dan kepala urusan Humas itu menambahkan, kegiatan seperti ini, para diri siswa Spemma diharapkan tumbuh sikap empati terhadap orang miskin di sekitarnya.

”Senyum dari orang-orang yang diberi bingkisan merupakan pertanda bahagia meskipun barang yang diterima kecil nilainya. Inilah arti penting yang harus dipahami siswa dari sikap berbagi dan dibina terus,” katanya. (Firman)

Sub Kategori