Home Berita warta Sekolah Antisipasi Masuknya Demam “Despacito” ke Lingkungan Sekolah, Spemma Terapkan Pembatasan Pengunaan Gadget pada siswa barunya

Lagu Despacito yang dinyayikan banyak artis dunia, termasuk Justine Bieber, terbukti sangat populer dan menyita perhatian masyarakat hampir di seluruh dunia. Namun sayangnya, dibalik kemerduan dan irama yang rancak ternyata lirik lagu Despacito bila ditranslitkan ke dalam bahasa Indonesia mengandung arti yang sangat erotis dan fulgar. Tentunya hal ini tidak layak untuk didengar dan dinyayikan oleh mereka yang di bawah umur 17 tahun.

 

Fenomena tersebut mengispirasi sekolah SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (spemma) yang menjadikan demam Despacito menjadi sorotan dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi siswa barunya. Fenomea tersebut menjadi momentum lahirnya peraturan baru di Spemma berupa pembatasan penggunaan gadget di sekolah 

Di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya tidak melarang siswanya membawa gadget, utamanya smartphone ke sekolah. Namun demi mengantisipasi agar siswa tidak terpengaruh dampak negatif dari berbagai konten negatif dari internet, maka sekolah berusaha mengarahkan agar siswa lebih bijak dalam memanfaatkan gadgetnya.

Untuk tujuan tersebut spemma menerapkan aturan yang mewajibkan siswa mematikan dan menyerahkan HP atau smartphone-nya kepada pengurus kelas sebelum dimulainya jam pelajaran. 

Selanjutnya HP atau smartphone yang terterbungkus di masing-masing kantong plastik bertuliskan nama dan kelas akan dimasukkan ke dalam box. Lalu box tersebut akan dibawa petusa kelas untuk dimasukan ke dalam loker sentral penyimpanan box yang berada di ruang guru. Masing-masing loker bertulis sesuai kelas lalu dikunci dan kuncinya diserahkan kepada walikelas masing-masing. 

Tepat seusai bel jam pulang sekolah petugas kelas akan bergegas meminta kunci kepada walikelas dan mengambil box terus membagikan HP/smartphone sesuai nama yang tertera. Begitulah pola peraturan baru yang diterapkan di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya dan berlaku ke semua siswa. 

Namun, HP dan smartphone bisa diambil dan diaktifkan apabila ada guru yang ingin memberikan pembelajaran berkenaan dengan portal pembelajaran online milik sekolah SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, yakni di laman .... 

Semoga dengan peraturan baru tersebut mampu membimbing siswa baru khususnya dan seluruh siswa Spemma pada umumnya untuk berlaku bijak dalam memanfaatkan gadget untuk kepentingan yang lebih bermanfaat saat jam pelajaran dan selama berada di kawasan sekolah. Jadi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya tidak melarang membawa dan mengunakan gadget, tapi berusaha untuk membatasi agar digunakan secara bijak demi masa depan siswa.