Home Artikel Guru Mengapa Kita Harus Belajar Biologi ..?

Mungkin itulah yang menjadikan pertanyaan buat kita sebagai seorang manusia. Kita adalah Homo sapiens, yakni” manusia yang memiliki sifat kemelitan (keingintahuan)“, dengan dasar Homo  sapiens adalah ‘orang yang  mengetahui’, keinginan untuk mengetahui adalah tonggak kewujudan manusia, jadi kita mempelajari biologi karena alasan yang sama mengapa kita mempelajari fisika, matematika, dll untuk memperoleh pengetahuan mengenai segi yang lain lagi  tentang kehidupan kita dan Bumi kita.

Selain alasan diatas, dengan belajar Biologi, kita juga ingin mengetahui banyak tentang diri kita, bagaimana kehidupan kita dan bagaimana sebenarnya lingkungan kita yang sadar atau tidak sadar akan berpengaruh besar pada diri kita. Jadi dengan dalam hal ini jika kita mempelajari kehidupan khususnya menyangkut biologi kita akan terdorong untuk melakukan berbagai pengamatan bentuk-bentuk kehidupan.  Biologi juga mengajak kita memasuki dunia mikroskopis yang ukurannya sangat-sangat kecil sebagai molekul yang menyusun tubuh kita.

Faktanya ruang lingkup biologi sangatlah luas menyangkut berbagai aspek di kehidupan kita, bahkan perjalanan intelektual kita juga mengajak kita bermemori sedikit ke masa lalu, karena biologi tidak hanya membahas lingkungan masa kini tapi juga mengungkit lingkungan di masa bermilyar-milyar tahun yag lalu.

Biologi, Ilmu tentang kehidupan, sudah berakar dari dalam diri manusia. Orang memelihara hewan, membudidayakan tanaman hias, mengundang burung-burung dengan menyediakan halaman belakang rumah berwisata mengunjungi kebun binatang, cagar alam, mendaki gunung, berenang menyelam, dan masih banyak lagi  hal-hal yang berkaitan dengan hidup kita semuanya sebenarnya adalah biologi. Jadi dapat dikatakan biologi itu menyangkut semua aspek kehidupan.

Asal kata Biologi
Kata Biologi berasal dari bahasa Latin. “Bios” = hidup atau makhluk hidup dan “Nomos” = ilmu. Biologi merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam, selain Fisika, dan Kimia. Makhluk hidup dalam menjalankan kehidupannya tentulah tidak akan bisa melepaskan diri dari alam atau lingkungan. Alam jagad raya atau lingkungan ini tidak pernah tetap, selalu berubah, maka bila makhluk hidup tersebut ingin lestari maka mereka harus pula berubah, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah tersebut.

Biologi adalah ilmu yang dipertuntunkan bagi orang-orang dengan pemikiran yang selalu bertualang. Biologi membantu kita sendiri maupun melalui orang lain, memasuki hutan, gurun, lautan dan lingkungan yang lain, dimana berbagai bentuk kehidupan beserta lingkungan fisiknya berpadu membentuk jaringan kompleks, yang istilah kerennya dalam biologi adalah ekosistem.

Hakikat Biologi Sebagai Ilmu
Di antara makhluk hidup, manusia memiliki derajat lebih tinggi. Ia memiliki sifat “ingin tahu“ yang berasal dari akal budinya. Kemampuan itu tidak dimiliki makhluk hidup lain (seperti hewan dan tumbuhan). Sifat keingintahuan manusia adalah ingin tahu lebih banyak akan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitarnya. Sifat ini mendorong manusia untuk melakukan penelitian. Dengan penelitian tersebut, manusia dapat menjawab ketidaktahuan serta mampu memecahkan permasalahan yang dihadapinya.

Seiring dengan perkembangan zaman, sifat keingintahuan manusia semakin berkembang. Hal itu dilakukan dengan cara mempelajari, mengadakan pengamatan dan penyelidikan untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya tentang makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan serta alam sekitarnya. Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup disebut biologi atau ilmu hayat.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Contohnya, jika terjadi suatu peristiwa di suatu wilayah, misalnya peristiwa perang antara Irak – Amerika Serikat; terjadinya bencana gelombang pasang tsunami di Daerah Istimewa Aceh, maka hanya dalam hitungan menit, bahkan detik peristiwa tersebut dapat segera diketahui pihak di wilayah lain, walaupun dari jarak yang cukup jauh. Begitu juga dengan ilmu biologi yang telah mencapai perkembangan luar biasa karena telah mencapai pengetahuan substansi kehidupan sampai pada tingkat molekuler. Contoh manfaat ilmu biologi pada tingkat molekuler, yaitu peristiwa terjadinya bom Bali. Pada peristiwa itu pelaku peledakan ikut hancur bersama bomnya, maka satusatunya cara untuk mengetahui identitas pelaku peledakan yaitu hanya dengan menggunakan tes DNA yang terdapat pada tingkat molekuler.

Semoga tulisan ini memberi manfaat kepada yang membaca, amin...
(Dikutip dari berbagai sumber)